Manado, Sulutreview.com – Aktivitas operasional Bandara Sam Ratulangi ditutup untuk sementara waktu pada Kamis (18/04/22024) hingga Jumat (19/03/2024).
Akibatnya, terdapat sejumlah penerbangan yang terdampak. Menurut keterangan pihak bandara ada total 47 flight, yakni flight arrival dan flight departure, atau sudah termasuk pesawat kargo maupun charter flight serta pesawat regular atau schedule flight.
Penghentian sementara operasional Bandara Sam Ratulangi Manado akibat adanya dampak erupsi Gunung Ruang yang berada di kecamatan Tagulandang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro Sulawesi Utara yang diumumkan melalui Notice to Airmen (NOTAM) A1003/24 NOTAMR A1000/24 mulai Kamis pukul 08.00 WITA Sampai dengan 23.59 WITA.
Diketahui dampak abu Gunung Ruang ini sebelumnya sudah terdeteksi berkat paper test yang dilakukan oleh pihak Angkasa Pura I mulai pukul 07.00 WITA. Dari hasil Koordinasi dengan beberapa sktakeholder yang terdiri dari Otband, BMKG, Airnav dan Maskapai Penerbangan, seluruh penerbangan pada Kamis 18 April 2024 ditutup untuk sementara waktu.
“Kami harus melakukan pemberhentian sementara karena alasan keselamatan penerbangan tentunya,” ujar Maya Damayanti selaku General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi.
Maya menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan pengawasan terhadap perkembangan situasi Gunung Ruang yang berdampak pada Bandara Sam ratulangi Manado. Pihak maskapai juga memberikan opsi untuk refund ataupun reschedule dikarenakan seluruh pesawat cancel flight.
“Kami berharap seluruh penumpang untuk memaklumi hal ini untuk keselamatan bersama,” pungkasnya.(eda)













