Minahasa, Sulutreview.com – Program Kuliah Kerja Terpadu (KKT) merupakan bagian terpenting bagi setiap mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Untuk itu, sebelum turun ke lapangan, setiap mahasiswa perlu dibekali dengan kesiapan yang nantinya akan sangat berguna ketika turun ke lapangan.
Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng. IPU. ASEAN Eng mengatakan KKT sebagai bentuk aplikasi dari ilmu yang telah dipelajari.
“KKT adalah tugas tridharma dalam bentuk kuliah pengabdian kepada masyarakat yang wajib diikuti setiap mahasiswa program sarjana, sebelum menyandang gelar akademik kesarjanaan,” ucapnya saat melepas mahasiswa KKT angkatan 138, pada Selasa (02/04/2024).
Rektor Unsrat juga berpesan kepada mahasiswa yang mengikuti KKT untuk manfaatkan kesempatan ini, sebagai sarana mengembangkan kreativitas.
“Juga menjadi kesempatan untuk berinovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya sembari menyampaikan apresaisi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa yang telah menerima mahasiswa KKT.
“Terima kasih kepada Pejabat Bupati Kabupaten Minahasa, Dr Jemmy Kumendong M.Si yang telah bersedia menerima mahasiswa Unsrat melaksanakan KKT di Kabupaten Minahasa,” ujarnya.
Diketahui, program KKT merupakan kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi. Di akhir kegiatan, mahasiswa akan diwajibkan untuk membuat laporan yang isinya adalah kegiatan, informasi atau gambaran serta program dari sejak perencanaan, pelaksanaan serta hasil yang dicapai.
Penelitian ini bertujuan membuat sistem yang dapat memudahkan dalam melaporkan kegiatan KKT.(hilda)













