Manado, Sulutreview.com – Dalam perkembangan di era yang semakin digital, banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang masih berjuang untuk beradaptasi dengan tren teknologi terkini.
Menariknya, berkat dedikasi sekelompok mahasiswa dan dukungan dari Kemdikbudristek RI, Rumah Makan Berkat, sebuah UMKM tradisional, kini dapat
merasakan manfaat teknologi digital.
Rumah Makan Berkat, yang telah lama dikelola oleh Vonne Lumintang, selama ini dikenal dengan pendekatan penjualan tradisionalnya.

Meski memiliki pelanggan setia, namun tantangan untuk menjangkau konsumen muda dan pasar yang lebih luas tanpa kehadiran online menjadi hambatan pertumbuhan.
Sampai kemudian datanglah sekelompok mahasiswa yang terdiri dari, Yoseph Tarihoran, Alda Rumawas, David Bong, Peter Sompotan, dan Liota Foe dengan visi untuk mengubah paradigma tersebut didampingi oleh Dosen Universitas Sam Ratulangi, Lidia Mawikere,SE,.M.Si,Ak,.CA.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek RI, dengan skema khusus Penerapan IPTEK, mahasiswa ini mendapat pendanaan untuk menerapkan proyek transformasi digital bagi UMKM.
Tidak hanya memberikan pelatihan tentang pentingnya kehadiran online, mahasiswa ini juga mengimplementasikan strategi Digital Marketing yang efektif, meningkatkan visibilitas dan jangkauan bisnis. Namun, inovasi tidak berhenti di situ.

Dengan bantuan teknologi AI ChatGPT, Rumah Makan Berkat kini memiliki asisten virtual yang membantu dalam interaksi dengan pelanggan, memudahkan proses pemesanan, dan memberikan informasi cepat kepada konsumen.
Vonne Lumintang, pemilik Rumah Makan Berkat, mengungkapkan rasa syukur dan
kegembiraannya.

“Saya tak pernah membayangkan bahwa bisnis saya bisa bertransformas seperti ini. Terima kasih kepada mahasiswa-mahasiswa berbakat ini dan tentunya Kemdikbudristek RI yang telah memberikan pendanaan,” tuturnya.
Dengan kolaborasi, inovasi, dan dukungan yang tepat, UMKM di Indonesia bisa berkembang dan beradaptasi di era digital.
Kisah Rumah Makan Berkat menjadi bukti nyata bahwa perubahan adalah mungkin, dan masa depan yang cerah menanti UMKM di tanah air.(hilda/*)













