Komisi IV Angkat Bicara Soal Kasus Pungli Di Salah Satu SMA Negeri

Ketua Komisi 4 DPRD Sulut Vonny Paat dan anggota DPRD 4 Sulut, Resa Waworuntu. Foto : ist

Manado, Sulutreview.com – Seperti tak habis-habisnya kasus pungli terus terjadi di sekolah-sekolah negeri yang ada Sulut. Kali ini dugaan kasus pungli terjadi di SMA Negeri 1 (SMANSA) Tomohon.

Tentunya, kasus pungli di sekolah  menjadi perhatian dari komisi 4 DPRD Sulut yang prihatin dengan kasus-kasus pungli tersebut. Selasa (4/7/2023).

Bahkan informasi dugaan pungli di SMANSA Tomohon telah sampai ke telinga Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw dan jajaran Diknas Daerah Sulut, bahkan Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Grace Punuh telah memanggil oknum Kepsek yang bersangkutan.

Lebih parah lagi, oknum kepsek juga membawa – bawa nama Ketua DPRD Sulut dan usut punya usut, ternyata oknum kepsek mantan guru dari anak Ketua DPRD Sulut.

Lebih miris lagi, ternyata keponakan Ketua Komisi 4 DPRD Sulut Vonny Paat diduga menjadi korban uang pungli Rp 650 ribu dari oknum Kepsek.

Ketua Komisi 4 DPRD Sulut Vonny Paat mengatakan, keponakannya mengalami hal tersebut dan kasus dugaan uang pungli Rp 650 ribu sementara ditelusuri.

Sementara itu Anggota Komisi 4 DPRD Sulut Resa Waworuntu mengatakan, informasi dugaan pungli di SMANSA Tomohon telah ramai dan bahkan telah sampai ke Gubernur Sulut.

Resa Waworuntu juga menegaskan, Komisi 4 DPRD Sulut merekomendasikan agar oknum kepsek tersebut diganti.

“Dengan  kasus pungli yang terjadi di SMANSA Tomohon telah menodai wajah pendidikan di Sulut, untuk itu kami dari komisi 4 DPRD Sulut, memberikan rekomendasi agar oknum kepsek tersebut untuk segera diganti,” tutup Resa.(lina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.