Bitung, Sulutreview.com– Pemerintah Kota Bitung dibawah komando Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar SE terus konsisten, melakukan program bacarita langsung dengan masyarakat di Kota Bitung lewat program Ruang Sepakat yang dilakukan di Akun Media Sosial Pemkot Bitung disetiap bulan-nya.
Yang menarik pada Ruang Sepakat di bulan Mei tahun 2023, yang dilaksanakan pada Rabu 3 Mei, hampir sekira 80 persen masyarakat Bitung, yang membuat Dinas PUPR seakan jadi Idola, pada Ruang Sepakat kali ini. yang menanyakan banyak hal pada sektor pembangunan jalan yang sudah rusak dan mengharapkan ada perhatian dari Wali Kota dan Wawali agar dapat ditindaklanjuti.
Terpantau, yang pertama warga meminta ada perhatian warga soal jalan rusak di Pulau Lembeh, khususnya jalan lingkar di wilayah Lembeh Utara. Selain itu ada warga juga meminta jalan di perempatan Tinombala serta di kompleks Perumahan Glory Land di Wangurer dan jalan di Kelurahan Manembo-Nembo atas di wilayah Gereja Gmim Exodus.
Hal pun langsung direspons oleh Wali Kota yang berkali-kali meminta Dinas terkait yaitu Dinas PUPR dapat segera menindaklanjuti akan apa yang disampaikan warga soal perbaikan jalan.
Sontak, Hal ini pun, langsung direspons positif oleh Kadis PUPR Rizal Sompotan ST MM lewat Kabid Sumber Daya Air (SDA) Noorke Ibrahim ST dan Kabid Penataan Ruang Frederika Rahantoknam ST berjanji akan menindaklanjuti setiap apa yang disampaikan warga di Ruang Sepakat.
Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM pun, meminta kalau boleh pihak Dinas PUPR dapat segera langsung turun lapangan yang berada di daratan Kota Bitung.
Soal jalan di Pulau Lembeh, Pak Wali Kota pun langsung menanyakan hal ini kepada Dinas PUPR. Dan pihak PUPR lewat Ibu Noorke dan Ika mengatakan bahwa saat ini dalam proses Tender dan jika tidak ada aral melintang pada bulan Juni mendatang.
Untuk pertanyaan warga di wilayah jalan di sekitar jalan Gereja Exodus dan di Perempatan Tinombala dan di kompleks Perumahan Glory Land agar dapat segera turun lapangan.
Mendengar pernyataan Wali Kota Noorke dan Ika menyatakan akan segera menindaklanjutinya.
Selain itu, ada beberapa warga yang bertanya dan mengharapkan agar Pak Walikota memperhatikan soal pohon-pohon yang berpotensi mengganggu keindahan dan membahayakan warga agar segera ditata. Dan hal ini langsung direspons oleh Dinas Perkim.
Selain itu soal penataan Parkir di wilayah lokasi Pariwisata Batu Angus dan soal Dinas Perikanan dan juga Dinas Lingkungan Hidup yang menjadi pembicaraan di Ruang Sepakat.(zet)













