Pemprov Sulut Salurkan Beras CPPD Sebesar 8,34 Ton untuk Talaud dan Minahasa

Wagub Sulut Steven Kandouw saat memberikan keterangan pers. Foto : ist

Manado, Sulutreview.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyalurkan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 8.340 kilogram atau 8,34 ton.

Bantuan beras tersebut diserahkan Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw
kepada masyarakat yang terdampak pasca bencana alam banjir bandang di Desa Papakelan Kabupaten Minahasa.

Masing-masing Kabupaten Minahasa sebanyak 4.100 kilogram (4,1 ton) dan masyarakat di perbatasan desa Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud, sebanyak 4.240 kilogram (4,24 ton).

Penyaluran CPPD, untuk mengoptimalkan penanganan dampak sosial ekonomi.

“Saya mintakepada Pemkab Minahasa dan Kepulauan Talaud untuk memperhatikan penyelenggaraan cadangan pangan, melalui penyediaan stok di daerah. Karena stok beras sebagai Cadangan Pangan Pemerintah harus tersedia selalu,” ungkap Kandouw di lobi halaman Kantor Gubernur Sulut, Rabu (15/03/2023).

Ia menambahkan, agar masyarakat Sulut dapat membiasakan diri untuk mempunyai cadangan pangan. Bukan hanya mengandalkan beras, tetapi sumber pangan lain seperti umbi-umbian.

“Masyarakat harus membiasakan untuk punya cadangan pangan. Contohnya seperti masyarakat Jepang, way of life-nya setiap rumah selalu ada cadangan pangan. Jangan terpaku dengan beras ada alternatif lainnya,” sebutnya sembari menambahkan bantuan CPPD yang disalurkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Bantuan hari ini adalah implementasi kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Sulut secara geografis berada dalam ring of fire atau rawan bencana.

Wagub Steven Kandouw saat menyerahkan bantuan

“Kita harus mampu memitigasi segala macam potensi bencana, yang bermuara pada menjaga serta bersahabat dengan lingkungan,” ucapnya.

Wagub juga mengapresiasi peran Bulog, yang sangat membantu ketahanan pangan. Terutama merespon masalah ketahanan pangan secara lebih cepat, tanggap dan fleksibel, khususnya dalam mengatasi kerawanan pangan, yang disebabkan oleh bencana alam.

Diketahui, sesuai Instruksi Gubernur, penyediaan ideal stock cadangan pangan yang harus dipenuhi oleh Pemprov Sulut dan pemerintah kabupaten/kota sebesar 1.404,89 ton.

Proporsi Pemprov Sulut, sebesar 20 persen yaitu 280,98 ton, sedangkan sisanya 80 persen sebanyak 1.123,91 ton dibagi habis ke 15 kabupaten/kota.

Jika stok Cadangan Pangan Pemerintah kabupaten/kota tidak tersedia atau telah habis maka akan di bantu lewat Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulut, Praseno Hadi mengatakan bantuan beras sebelumnya telah diberikan pada Dinas Sosial sudah disalurkan pada saat bencana.

‘Dinas Pangan menyalurkan bantuan pasca bencana, yang diberikan sesuai kebutuhan yang diajukan kabupaten dan kota,” tukasnya.

Kanwil Bulog Sulut, Ali Ahmad Naji Ansari mengatakan pihaknya saat ini, menyiapkan ketahanan stok beras cadangan untuk tiga bulan ke depan.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *