Kisah Dibalik Kota Bitung Mendapatkan Jembatan Gantung dari Menteri PUPR

Bitung, Sulutreview.com– Pemerintah Kota Bitung dibawah pimpinan Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar SE, akhirnya secara resmi mendapatkan berupa bantuan berupa satu Jembatan Gantung yang telah diresmikan oleh Menteri PUPR Republik Indonesia Dr Basuki Hadimuljono MS.c pada Rabu (18/01/2022) dengan nama Jembatan Gantung Manembo-Nembo Girian Bawah.

Kendati demikian ada kisah yang belum diketahui khalayak ramai, yang ternyata hal ini bukan berupa bantuan akan dibalik didapatkanya, Jembatan Gantung Manembo-Nembo Girian Bawah ini yang pada proses mendapatkanya bukan hanya sekedar lobi-lobi ataupun melalui proposal semata. Melainkan lewat prestasi yang ditorehkan Pemerintah Kota Bitung yang pada tahun 2021 pada lomba Hari Jalan , Kota Bitung Sulawesi Utara mendapatkan juara kedua sehingga mendapatkan hadiah dari pihak Kementrian PUPR yaitu jembatan gantung untuk dibangun tersebut.

Hal ini tertuang lewat penyampaian Kepala Dinas PUPR Kota Bitung Rizal Sompotan ST MM via ponsel kepada wartawan, bahwa memang jembatan gantung di Kota Bitung ada karena hadiah dari Kementrian PUPR di tahun 2021.

Berikut penjelasanya. Menurut Rizal bahwa Paket Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Jembatan Gantung Manembonembo-Girian Bawah, merupakan pekerjaan konstruksi hadiah dari Lomba Hari Jalan Tahun 2021, dimana Pemerintah Kota Bitung mendapat Juara Kedua.

Lokasi paket pekerjaan ini berada di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara tepat menghubungkan Kelurahan Manembonembo Kecamatan Matuari dan Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian.

Pembangunan Jembatan Gantung Manembonembo-Girian Bawah ini sangat berdampak positif keberadaannya bagi masyarakat di 2 (dua) kelurahan dari 2 (dua) kecamatan tersebut. Letaknya yang sangat strategis dimana sebelumnya untuk menghubungkan 2 (dua) tempat tersebut dulunya harus berputar mengikuti jalan raya sejauh + 2,5 Km dengan waktu tempuh
lebih dari 1 (satu) jam dengan berjalan kaki tapi dengan adanya Pembangunan Jembatan
Gantung ini waktu tempuh yang dibutuhkan hanya sekitar 5 (lima) Menit saja.

Hal ini juga untuk menghubungkan antara 2 (dua) tempat yang sangat vital dalam kehidupan masyarakat lokal dimana di Kelurahan Girian Bawah terdapat Pasar sebagai tempat bertemunya Produsen dan
Konsumen, sebaliknya di Kelurahan Manembonembo terdapat Sekolah Pelayaran Pelita Bahari Bitung sebagai pusat Pendidikan untuk generasi muda.

“Sebagai informasi juga di Kelurahan Manembonembo juga merupakan Pusat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, dimana lokasi ini menjadi tempat bermukim para pekerja kecil (buruh kasar) untuk semua produk yang masuk ke Daerah Nyiur Melambai lewat Pelabuhan Internasional. Serta yang membanggakan lagi Jembatan gantung ini adalah Jembatan Gantung yang pertama di Kota Bitung,” jelas Rizal.

Diketahui untuk PPK pada proyek pembangunan Jembatan Gantung ini, yaitu Bapak Nixon Eduard Sajouw ST, nama paket pembangunan jembatan gantung yang dikerjakan oleh CV. Amin Anugerah Nomor Kontrak : HK 0201-Bb15.6.3/1333. Tanggal Kontrak : 01 Agustus 2022. Tanggal Addendum : 19 Desember 2022 (Adendum 3 Final Quantity dan Eskalasi). Nomor SPMK : HK 0201-Bb15.6.3/1338 Tanggal SPMK : 01 Agustus 2022 Nilai Kontrak : Rp. 3.781.462.000,00. Nilai Kontrak Addendum: Rp.4.198.034.000,00. Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran 2022 dengan Waktu Pelaksanaan : 153 Hari Kalender Rencana PHO : 31 Desember 2022.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *