Sulut Miliki Keunggulan Geografis, Praseno Dorong Manfaatkan Peluang

Penjabat Sekdaprov Sulut, Praseno Hadi. Foto : ist

Manado, Sulutreview.com – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merupakan daerah strategis, karena memiliki keunggulan geografis.

Akan hal itu, Sulut memiliki peluang besar sebagai daerah yang dapat menembus wilayah negara terdekat.

“Kita merupakan daerah paling utara di Indonesia, sehingga kita yang paling dekat dengan Hongkong, Tiongkok, Korea, Jepang, dan Singapura. Keunggulan geografis ini haruslah kita manfaatkan, karena logikanya keberangkatan orang atau barang dari kita ke negara-negara tersebut lebih dekat, cepat dan efisien,” ungkap Penjabat Sekdaprov Sulut, Praseno Hadi membuka rapat asistensi dalam rangka peningkatan daya saing wilayah berbasis kawasan dan strategis nasional yang dilaksanakan di Hotel Quality Manado, Selasa (23/8/2022).

Praseno memberi apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, karena dinilainya sangat strategis dalam korelasi dengan visi-misi Pemprov Sulut dalam menjadikan daerah Bumi Nyiur Melambai sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Kawasan Pasifik.

“Ini merupakan strategi meningkatkan daya saing wilayah berbasis kawasan, dengan memanfaatkan rahmat dari Tuhan, di mana letak geografis Sulut yang berada di bibir Pasifik,” ujar Pj. Sekdaprov.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat dioptimalkan bersama oleh seluruh stakeholder terkait, sehingga nantinya mampu membawa langkah yang lebih maju dalam proses pembangunan serta peningkatan daya saing wilayah-wilayah strategis di Sulut.

“Mudah-mudahan dari pertemuan ini bisa dihasilkan ide, gagasan, dan rencana strategis yang betul-betul bisa mewujudkan daya saing wilayah Sulut yang baik dan kuat. Saya yakin dengan kemampuan kita bersama, hal ini bisa kita wujudkan,” terangnya.

Kegiatan yang diselenggarakan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sulut ini turut dihadiri oleh Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Dirjen BAK Kemendagri, Komisaris MSH Edison Humiang, para pejabaf di lingkup Pemprov Sulut dan Akademisi Kewilayahan Unika De La Salle Steven Paila sebagai narasumber.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *