Manado, Sulutreview.com – Transaksi uang elektronik triwulan II pada 2022 di Sulawesi Utara (Sulut), tercatat sebesar Rp424 miliar.
“Di Sulawesi Utara, perkembangan transaksi uang elektronik pada triwulan Il 2022 tercatat sebesar Rp424 miliar, atau meningkat sebesar 20,4% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut, Arbonas Hutabarat saat membuka acara Kawanua DigiFest Basuara pada Pekan QRIS Nasional Tahun 2022 di kawasan Megamas Jumat (19/08/2022).
Peningkatan transaksi uang elektronik ini didorong oleh pengembangan penggunaan QRIS sebagai salah satu kanal pembayaran non tunai berbasis QR Code.
“Penggunaan instrumen pembayaran nontunai di Indonesia pada beberapa tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan yang cukup pesat yang merupakan respon terhadap tuntutan dan kebutuhan terhadap pelayanan transaksi yang lebih cepat, mudah, murah, aman, dan handal,” rinci
Per Juli 2022, total merchant QRIS di Sulut berjumlah 182.719 merchants. Sedangkan total pengguna baru QRIS di Sulut per Triwulan Il tahun 2022 telah mencapai 67,65% atau 61.562 pengguna baru QRIS dari target 91.000 pengguna.
“Berdasarkan data tersebut potensi untuk pengembangan QRIS di Sulit masih besar dan menjadi market menarik bagi PJP serta menjadi potensi peningkatan transaksi digital di masyarakat,” tukasnya sambil menambahkan BI terus melakukan inovasi fitur-fitur yang dimiliki QRIS yaitu QRIS TTM (Tanpa Tatap Muka), QRIS on Delivery, QRIS Ecosystem, QRIS CPM (Customer Presented Mode), QRIS TTS (Transfer, Tarik, Setor), dan QRIS Cross Border sehingga mendukung peningkatan transaksi secara online.
Penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran, sebut Arbonas adalah untuk mendukung transaksi di seluruh merchant kami harapkan dapat berjalan secara berkesinambungan. Dengan adanya adanya Program Pekan QRIS Nasional “Kawanua Digifest Basuara”.
“Diharapkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat sehingga dapat meningkatkan wawasan dan user experience terkait implementasi penggunaan QRIS, serta wadah apresiasi bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” tukasnya.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.(srv)













