Bitung, Sulutreview.com– Satu demi satu persoalan yang masih menjadi benang kusut di tengah-tengah masyarakat perlahan mulai diuraikan apalagi terkait persoalan tanah.
Terbaru Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM akan berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional cabang Bitung untuk dapat mencari solusi terkait masalah tanah di Kota Digital Bitung saat ini.
Hal ini terungkap saat Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, M.M membuka Rapat Koorinasi Gusus Tugas Reforma Agraria (GTRA) oleh BPN Bitung yang bertempat di Hotel Fave Bitung. ( Kamis 11/8/2022 ).
Wali Kota menyampaikan arahan bahwa yang menjadi hambatan bukanlah keuangan di daerah tapi tidak tersedianya lahan, seperti contohnya dalam pembangunan patung soekarno di lembeh dimana tanah menjadi hambatan.
Tahun ini kita akan konsentrasi tuntaskan permasalahan pertanahan dan tahun depan kita fokus membangun. Sekali lagi terima kasih kepada pihak BPN yang proaktif kepada daerah kami.
Pada Pembukaan Rakor ini dilaksanakan juga penyerahan Sertipikat Tanah secara simbolis dan bantuan pendampingan pemberdayaan masyarakat berupa Bantuan Pertanian dan Bantuan Perikanan. Hadir dalam Kegiatan, Kepala kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Utara Lutfi zakaria, S.IP; Dandim 1310 bitung Letkol Arm Yoki Efriandi, M.Han, Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S irawan, S.IK, M.SI ; Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Frenkie son, S.H, M.M, M.H ; Kepala kantor BPN kota Bitung Budi Tarigan, S.H, M.E ; Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Forsman Dandel, S.Sos, Jajaran Pemerintah Kota Bitung, para Tim GTRA Kota Bitung, para Tim Pelaksana Harian GTRA Kota Bitung, para Peserta Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria.(zet)













