Reses di Enam Desa, Nick Lomban Dengar Keluhan Masyarakat Minut

Nick Lomban saat turun reses. Foto : ist

Manado, Sulutreview.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Nick Adicipta Lomban maraton melaksanakan masa reses ke 2 di enam desa Daerah Pemilihan (Dapil), Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kamis (4/8/2022).

Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) ini, menggelar reses di Desa Watutumou Tiga, Watutumou Dua Kecamatan Kalawat, dengan bertemu masyarakat langsung.

Nick menjaring sejumlah aspirasi tentang kebutuhan Infrastruktur jalan, juga bantuan di bidang pertanian masih menjadi harapan agar pemerintah melalui instansi terkait dapat memperhatikan kebutuhan mereka.

Lomban mengungkapkan bahwa setiap kali reses, persoalan yang sama masih tetap menjadi keluhan masyarakat, meskipun sudah ada beberapa aspirasi yang telah direalisasikan pada tahun sebelumnya.

“Setiap kali saya melakukan reses, persoalan yang sama menjadi keluhan masyarakat dan keluhan-keluhan masyarakat ini memang sudah ada yang direalisasikan pada tahun-tahun sebelumnya tetapi setiap tahun selalu dikeluhkan, akibat dari pembangunannya yang tidak sesuai,” ungkap Lomban yang menjabat sekretaris di Komisi II DPRD Sulut.

Ketika menggelar reses di Desa Mapanget Kecamatan Talawaan, Nick mendengarkan keluhan masyarakat terkait pembangunan trotoar jalan raya desa untuk pejalan kaki, yang perlu mendapat perhatian pemerintah, namun usulan ini belum direalisasikan oleh pemerintah, walaupun sudah memakan korban jiwa anak sekolah.

“Pembangunan trotoar ini mendesak karena sejak lama sudah diusulkan namun tidak pernah direalisasikan, walaupun telah ada korban jiwa yaitu anak sekolah yang tertabrak kendaraan karena setiap pulang sekolah dia harus lewat jalan umum padat kendaraan tanpa melewati trotoar sebagai area pejalan kaki,” ungkap warga setempat.

Selanjutnya, Lomban melaksanakan reses di Desa Tanggari Kecamatan Airmadidi, masyarakat menyampaikan aspirasi soal bantuan pupuk yang merupakan kebutuhan petani dan sangat diperlukan, karena penyaluran pupuk ke petani sangat berbelit.

”Kami merasa aneh, sebagai petani tetapi sangat sulit mendapatkan pupuk,” ucap salah satu warga Desa Tanggari.

Kegiatan reses terakhir, dilaksanakan di Desa Wori dan Desa Kima Bajo Kecamatan Wori, Minahasa Utara. Warga yang berada di kedua desa tersebut menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan bangunan pemecah ombak yang sangat dibutuhkan, mengingat wilayah kedua desa tersebut berada dipesisir pantai yang pada musim tertentu terjadi gelombang pasang yang mengancam warga setempat.

Nick Lomban setelah selesai menyerap berbagai aspirasi-aspirasi oleh warganya, mengatakan semua aspirasi tersebut akan dibawa dan akan diperjuangkan dalam rapat di DPRD Sulut.

“Saya telah menyerap berbagai aspirasi-aspirasi maupun keluhan-keluhan yang telah disampaikan warga yang ada di Dapil saya. Tentu semua aspirasi dan keluhan tersebut akan saya bawa dan perjuangkan dalam rapat di DPRD Sulut,” tutu Lomban yang juga menjabat sebagai ketua fraksi Partai Nasdem.(lina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *