Likupang, Sulutreview.com – Eksotisme keindahan bawah laut Pulau Bangka Likupang Minahasa Utara (Minut) semakin banyak dinikmati oleh wisatawan mancanegara.
Spot cantik bak surga tersembunyi yang namanya kian melambung menyusul ditetapkannya sebagai salah satu daerah pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di 5 wilayah, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang Sulut, menjadi objek yang dirindukan para peselam.
Hal itulah yang menarik minat Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat untuk diving di sejumlah spot.

“Wah ternyata indah sekali, pemandangan yang luar biasa dari paduan warna coral dan biota lautnya,” ucap Arbonas.
Kata Arbonas, Pulau Bangka memiliki view yang berbeda dengan Pulau Bunaken. “Ada keelokan yang berbeda antara Pulau Bunaken dan Pulau Bangka. Benar-benar ekostis,” tukasnya.
Dia bilang, harta terindah yang ada di Pulau Bangka harus dikelola dengan baik. Resort yang tersedia saat ini, harus dapat meningkatkan layanannya. Karena wisatawan yang datang, dapat stay atau tinggal dengan waktu yang lama.
“Ini mendatangkan devisa dan secara langsung akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Untuk itu, perlu dilakukan pengelolaan secara menyeluruh, mulai dari menyambut tamu, kuliner dan penunjang pariwisata agar dapat dikembangkan dengan mengangkat potensi lokal,” terang Arbonas.
Arbonas juga berharap, masyarakat khususnya para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk lokal. “Hal ini akan mendorong kualitas pariwisata yang lebih berkembang dan menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional agar lebih lama berwisata di Likupang,” imbuhnya.
Diketahui, untuk membuktikan keindahan alam bawah laut Pulau Bangka, Arbonas mengajak para jurnalis ekonomi untuk turut menyelam.
Gracey Wakkary, salah satu wartawan yang turut mendampingi Arbonas turut mengakui keindahan alam bawah laut di Pulau Bangka.
Menurutnya, alam bawah laut Pulau Bangka super indah. “Sangat menakjubkan, Pulau Bangka the best,” ujar Gracey.
Pada kesempatan yang sama, Arbonas juga melakukan pelatihan bagi UMKM yang ada di Pulau Bangka. Harapannya, mereka dapat meningkatkan kualitas produk, yang secara langsung dapat menggerakkan perekonomian.(hilda)













