Manado, Sulutreview.com – Jumlah pengangguran di Sulawesi Utara (Sulut) tercatat mengalami penurunan sebesar 0,77 persen.
Dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut, Asim Saputra, jumlah angkatan kerja Sulut pada Februari 2022 terdapat sebanyak 1,27 juta orang dan yang bekerja ada 1,19 juta orang.
“Untuk tingkat Pengangguran Terbuka per Februari 2022 sebesar 6,51 persen, turun 0,77 persen poin dibandingkan Februari 2021,” katanya Senin (9/5/2022).
Pada Februari 2022, kata Asim, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 61,97 persen, turun 1,31 persen poin dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya. “Masih terdapat diskrepansi TPAK laki-laki dan perempuan,” ujarnya.
Selanjutnya, untuk persentase penduduk yang bekerja di kegiatan informal ada sebanyak 746,47 ribu orang (62,88 persen).
“Jika dibandingkan dengan Februari 2021, persentasenya meningkat sebesar 0,06 persen poin,” tukasnya sembari menambahkan dari 1,19 juta orang yang bekerja, 9,61 persen di antaranya termasuk kategori setengah penganggur dan 23,91 persen termasuk kategori pekerja paruh waktu.
Diungkapkan Asim, terdapat 139,09 ribu orang yang terdampak Covid-19 atau sebesar 6,79 persen.
“Terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (13,83 ribu orang), bukan angkatan kerja karena Covid-19 (9,44 ribu orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (4,09 ribu orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (111,73 ribu orang),” rincinya.(srv)













