Manado, Sulutreview.com – Aktivitas perekonomian di Sulawesi Utara (Sulut) semakin bergairah, pasca pandemi.
Berbagai terobosan untuk bangkit terus dilakukan, salah satunya Dekranasda Sulut yang menggagas kegiatan potensial dengan mengusung kain khas daerah.
Ketua Dekranasda Sulut, Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, mengatakan melalui even ajang promosi bertajuk ‘Pagelaran Kain Khas Daerah Sulut’ menjadi momentum bangkitkan produk unggulan daerah.
Acara yang akan digelar di Hotel Tri 3 R di kawasan Wonasa Manado ini, diwarnai acara Buka Puasa Bersama.
Namun sebelumnya diadakan pameran dan fashion show sejumlah produk kain Sulut terkemuka.
Kordinator Usaha Baru Dekranasda Sulut, Merry Karouwan selaku acara ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dengan bulan suci Ramadhan tahun ini. “Dengan acara ini diharapkan masyarakat akan semakin mengenal sejumlah produk kain khas daerah Sulut sebagai warisan budaya bangsa dari provinsi tercinta ini,” kata Merry Karouwan.
Menyambut ajang pameran tersebut, tengah dimantapkan persiapan. Di mana acara ini dilaksanakan dalam rapat persiapan di meeting room Disperindag Provinsi Sulut, Senin (18/4/2022).
Rapat dipimpin Edwin Kindangen selaku Ketua Harian Dekranasda yang juga Kadisperindag Sulut.
Hadir dalam rapat persiapan staf khusus (stafsus) Dino Gobel dan Felix Palenewen Stafsus Walikota Manado, para pengurus Dekranasda diantaranya Shelley Sondakh, Gladys Eman, Meiske Kamagi, Yani Cahyani. Dan Staf Disperindag Jenny Soputan dan Cony Koagow.(srv)













