Aksi Berbagi Kasih Warnai Satu Tahun Kepemimpinan Maurits-Hengky

Bitung, Sulutreview.com- 31 Maret 2022 adalah merupakan sudah satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar SE.

Informasi diperoleh bahwa pihak Pemerintah Kota Bitung tidak akan menggelar syukuran secara besar-besaran atau glamour. Melainkan memperingati 1 Tahun Kepemimpinan Maurits-Hengky ini, hanya akan diwarnai aksi sosial atau berbagi kasih yang akan dilakukan oleh seluruh Dinas-Dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni akan melakukan pembagian paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada seluruh warga kurang mampu diseluruh Kecamatan di Kota Digital Bitung ini.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bitung Albert Sergius SE ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa memang pada 1 kepemimpinan Maurits-Hengky tidak ada pesta pora melainkan seluruh OPD diperintahkan untuk melaksanakan aksi sosial dalam membagikan sembako.

“Ya memang berdasarkan petunjuk pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kegiatan akan dilaksanakan secara sederhana namun menyentuh langsung ke masyarakat Kota Bitung,” beber Albert Sergius.

Ia pun menjelaskan bahwa, untuk kegiatan tersebut akan diawali dengan ibadah syukur yang dirangkaikan dengan pengundian doorprize gebyar sepakat vaksinasi. 

“Ibadah syukur akan dilaksanakan pada hari jumat 1 april 2022 pada jam 8 pagi di gedung SH. Sarundajang selanjutnya dirangkaikan dengan pencabutan undian doorprize dengan hadiah utama sepeda motor dan lainnya,” ujar Abe sapaan akrab Albert Sergius.

Selanjutnya, kata jubir Pemkot ini, aksi ini akan dilaksanakan pembagian sembako secara serentak pada 69 kelurahan di 8 kecamatan se-Kota Bitung.

“Paket sembakonya teridiri dari beras, gula dan minyak goreng. Jumlah titik ini menyesuaikan dengan jumlah RT yang ada di Bitung,” ujarnya. 

Albert Sergius mengatakan, hal ini sengaja dilakukan karena Maurits-Hengky tahu kebutuhan masyarakat. 

“Sekarang situasi lagi sulit, jadi pembagian sembako diharap bisa meringankan beban masyarakat, sehingga tidak ada kegiatan yang bersifat seremonial. Beliau ingin tampil sederhana, tetap peduli dengan warga,” tambahnya.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *