Kasus Covid-19 di Bitung Mulai Menurun di Awal Maret 2022

Bitung, Sulutreview.com-Kabar baik nampaknya mulai menghampiri bagi warga di Kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut) saat ini, terkait perkembangan terkini status Covid-19.

Pasalnya, entah ini karena kesadaran warga di Kota Bitung kian mulai tinggi yang mulai paham untuk bersedia divaksin Covid-19 tahap 1 dan 2 serta, menaati Protokol Kesehatan (Prokes) atau tidak. Yang pasti data terkini menunjukan grafik angka kasus Covid-19 yang aktif di Kota Digital Bitung ini, kian hari kian menurun saja.

Hal ini dibuktikan, pada data terbaru yang diberikan oleh Satuan Tugas Covid 19 melalui Dinas Kesehatan bahwa angka kasus Aktif Covid-19 dari bulan Februari mencapai 891 kasus untuk data terbaru per Minggu 7 Maret tinggal berjumlah 371 orang yang aktif atau tinggal 8.31 Persen

Hal ini juga menunjukan bahwa kinerja Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Bitung yang berkolaborasi dengan pihak TNI dan Polri serta instansi terkait lainya sudah sangat maksimal, dalam melakukan gotong royong vaksinasi masal serta himbauan dan sosialisasi warga agar dapat mengikuti vaksinasi dan tetap mengencangkan Protokol Kesehatan seperti tetap pakai masker, hindari kerumunan dan selalu cuci tangan.

Selain itu, juga kabar lainya menunjukan sesuai dari data Dinas Kesehatan Bitung untuk warga yang sembuh Covid-19 per Minggu (6/03/2022) sudah mencapai 3. 983 dari keseluruhan atau positif total 4.465. Sembuh 3.983 meninggal 68 serta kasus aktif Covid tinggal 371 orang.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Pitter Lumingkewas M.kes ketika dikonfirmasi Via Ponsel Jumat pekan lalu mengatakan bahwa memang saat ini vaksinasi sangat penting kita bisa lihat perkembangan bahwa jumlah warga yang sudah sembuh sudah sangat banyak mengingat sudah banyak warga yang sudah divaksin.

Ia mengatakan, bahwa Vaksinasi sangat berperan penting, sebab tingkat resiko ketika warga yang tertular Covid-19 resikonya sangat rendah. Hal ini bisa dilihat, perbedaan kasus sejak tahun 2021 dan saat ini sudah sangat berbeda jauh, sebab tingkat resiko kematian Covid, sudah menurun karena kesadaran warga yang mengikuti program Vaksinasi tahap 1 dan 2 sudah maksimal dan saat ini juga sudah ada Booster wajib kita ikuti agar kekebalan tubuh lebih tinggi.

“Kendati demikian Protokol Kesehatan mengencangkan Masker harus wajib selalu dilakukan dalam memutus mata rantai dan menghindari kerumunan dan selalu cuci tangan,” tandasnya.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.