Akur dan Kompak, Modal Utama OD-SK Memimpin Sulut Dua Periode

Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven OE Kandouw saat didoakan.(Foto : istimewa)

Tondano, Sulutreview.com – Setahun kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw (OD-SK) periode kedua, disambut ungkapan syukur.

Pemimpin kebangaan masyarakat Sulut ini, merayakannya dengan ibadah bersama yang dipusatkan di Tounsaru Minahasa, Selasa (15/02/2022).

Ketua Sinode GMIM Pendeta Hein Arina, menandai sukacita iman dengan melakukan pemasangan lilin yang diikuti dengan penyerahan handbouquet atau karangan bunga dari jajaran pejabat Eselon II yang diserahkan Kepala Dinas Sosial kepada Ketua TP PKK Provinsi Sulut, Ny Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan didampingi dr. Kartika Devi Kandouw- Tanos MARS.

Pada momentum tersebut, Gubernur Olly dan Wagub Kandouw melayangkan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri ibadah bersama.

“Terima kasih kepada kepala daerah yang sudah hadir. Bupati dari Talaud, Sangihe juga hadir, Sitaro lagi ada. Padahal ombak lagi ganas, tetapi bisa bersama-sama di sini,” ungkap Gubernur Olly.

Dikelilingi para kolega dan pejabat, Gubernur Olly mengaku sangat senang. Karena acara setahun kepemimpinan dapat berjalan dengan baik.

Menariknya, pada sesi pemasangan lilin sebagai tanda satu tahun kepemimpinan OD-SK periode kedua. Olly menganalogikan sebagaimana kue yang dihiasi dengan berbagai ornamen.

“Kue satu tahun ini terbuat dari segala macam bahan. Demikian juga di politik juga ditopang dengan segala macam warna. Filosofi ini juga menunjukkan bahwa OD-SK ditopang semua, sehingga rumah besar kita bisa berdiri dan kokoh berada di puncak,” terangnya.

Capaian keberhasilan selama memimpin Bumi Nyiur Melambai, sambung Olly merupakan andil dari banyak pihak.

“Capaian keberhasilan ini, banyak ditopang oleh banyak pihak. Yakni Forkopimda dan sinergitas kabupaten/kota yang ada di Sulut, sehingga kita mendapatkan penghargaan terus,” ungkapnya.

Berbagai prestasi yang telah diraih di Sulut, justru semakin memacu untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat Sulut.

“Pertumbuhan ekonomi naik, itu bukan karena gubernur tetapi peran dan kontribusi dari bupati/walikota di kabupaten/kota,” tukasnya.

Terpenting, sambung Gubernur Olly, apa yang sudah dicapai ikut dirasakan oleh masyarakat.

“Semua yang telah dicapai, yakni pembangunan di Sulawesi Utara kiranya dapat dirasakan oleh masyarakat. Terutama masyarakat mudah mendapatkan lapangan pekerjaan,” sebutnya.

Di tengah kondisi yang penuh tantangan saat ini, yakni di masa pandemi Covid-19, Olly menyebutkan bahwa tidak mudah untuk menjadi pemimpin. Karena

“Perlu kerja ekstra. Dan itu tidak gampang jadi pemimpin di era Covid-19. Tetapi kalau kita tekun, saya rasa tak ada yang mustahil bagi Tuhan,” ujarnya sembari menambahkan bahwa pemimpin harus meninggalkan jejak keteladanan.

“Jadi pemimpin harus beri motivasi, contoh dan teladan. Sehingga apa yang kita lakukan bisa dijalankan dengan baik,” tandasnya.

Gubernur Olly meminta kepada bupati dan wakil bupati maupun walikota dan wakil walikota di Sulut tetap awet, seperti dirinya bersama Wagub Steven Kandouw terus kompak hingga sama-sama berada di periode kedua kepemimpinan.

“Saya berharap bupati/walikota juga akur.
Saya percaya yang tidak akur itu di jauh sana. Bukan di Sulut. Kalau di Sulut aman dan damai,” tukasnya disambut tawa.

Turut Hadir, jajaran Forkopimda, Sekdaprov Asiano Gammy Kawatu, para bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota, pejabat eselon II maupun para tokoh agama.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *