KPK Mulai Gencar OTT, AMAK Warning Kepala Daerah di Sulut Hindari Korupsi

Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, inzert foto dr Sunny Rumawung

Bitung, Sulutreview.com– Menyusul belakangan ini, jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia mulai gencar melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah Kepala Daerah di Indonesia. Membuat Ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Sulawesi Utara (Sulut) angkat bicara.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua AMAK dr Sunny Rumawung mengatakan bahwa memang, selang beberapa waktu terakhir ini sudah ada tiga kepala daerah (Walikota Bekasi, Bupati Penajam Paser Utara, Bupati Langkat) terciduk KPK dengan OTT mereka.

Ketiga pemimpin diatas tersebut menyusul adanya puluhan rekan-rekan mereka yang sudah lebih dulu ditangkap KPK karena diduga kuat melakukan Korupsi.

Tentu kata dr Sunny bahwa hal ini, menjadi warning atau peringatan bagi, “pemimpin daerah kita untuk tidak main-main dengan uang rakyat tersebut gratifikasi, markup, suap, Pungutan Liar (Pungli) dan modus-modus lainnya yang masuk dalam ranah korupsi,” katanya belum lama ini.

Aktivis korupsi legendaris ini mengatakan, bahwa sebaiknya penyakit Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) segera dihilangkan.

“Jangan sampai sudah jadi kejadian dan kena OTT KPK, baru menyesal karena kasus korupsi cepat atau lambat pasti akan terendus dan terungkap,” tegasnya.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *