Kabar Terkini !! Inspektorat Bitung Periksa 4 Orang di Discapilduk, Beber Hal Terbaru Ini

Foto Kepala Inspektorat Bitung Drs Yoke Fransiskus Xaverius Senduk M.SI

Bitung, Sulutreview.com- Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM, rupanya tak main-main untuk mengusut tuntas dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang diduga masih ada di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) sebagaimana Gertakan pedas yang dilayangkan lewat Inspeksi mendadak (Sidak) dan langsung berang dengan adanya laporan salah seorang warga atas dugaan Pungli pada Rabu (19/01/2022).

Kabar terbaru, bahwa informasi yang didapat, sudah ada 4 orang yang diperiksa yang masih berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) di Discapilduk Pemkot Bitung tersebut.

Kepala Inspektorat Kota Bitung Drs Yoke Fransiskus Xaverius Senduk M.SI kepada wartawan Rabu (19/01/2022), membenarkan bahwa sejak kemarin sudah ada 4 orang yang telah diperiksa terkait dugaan Pungli di Discapilduk.

“Ya kemarin tim Cyber Pungli Kota Bitung yang didalamnya melibatkan pihak pegawai inspektorat, Kepolisian dan Kejaksaan di Kota Bitung telah memeriksa 4 orang pada pemeriksaan selama 6 jam kepada seluruh Staf kantor yang berhubungan dengan pembuatan KTP tersebut dimana ada 4 orang yang telah diperiksa secara intensif,” katanya.

Ditanya apakah sudah ada kabar terkini hasil pemeriksaan keempat orang tersebut? Yoke mengatakan hal tersebut masih dalam tahapan sementara dalam pendalaman pemeriksaan.

“Yang pasti kami pihak Inspektorat telah menyimpulkan jika kuat dugaan ada Pungutan Liar (Pungli) tersebut benar dengan oknum orang dalam dinas tersebut sebagai perantara calo,” katanya.

Kendati begitu, mantan Sekretaris DPRD Bitung ini menyimpulkan kuat dugaan indikasi tersebut benar dengan oknum staf di kantor tersebut telah bekerja sama dengan calo, guna memuluskan pembuatan adiministrasi kependudukan.

Senduk pun memberikan bocoran, sudah mengantongi rekomendasi dari Tim untuk disampaikan kepada Walikota Bitung pihak Kepegawaian.

“Besok kami akan mengirimkan rekomendasi, kepada pihak kepegawaian dengan tembusan Walikota Bitung, guna digunakan sebagai bahan pertimbangan penempatan jabatan terhadap oknum pegawai yang mencoreng pelayanan pemkot Bitung,” ketusnya.

Ia mengatakan dari sejumlah pemeriksaan yang dilakukan kepada semua Staf di kantor Capilduk tersebut ada 3 sampai 4 oknum yang diduga melakukan dukungan terhadap upaya percaloan ini.

“Tapi kami masih akan terus mendalaminya,” ungkapnya.

Ditanya apakah akan ada pemeriksaan kepada oknum Pegawai ASN di Kantor Discapilduk? menurut Yoke hal itu masih sementara dalam pengembangan pemeriksaan.

Diketahui kasus ini terkuak, ketika Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM, mendapatkan laporan dari warga jika dalam pembuatan administrasi kependudukan itu, ada permintaan uang sebesar 1 juta rupiah kepada warga. Sehingga Wali Kota naik pitam dan langsung melakukan Sidak di Kantor Discapilduk seperti yang viral di beberapa media sosial dan pemberitaan saat ini.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *