Kandouw dan Angouw Pantau Vaksinasi Booster di Mantos

Wagub Sulut Steven OE Kandouw dan Walikota Manado Andrei Angouw saat memantau jalannya vaksinasi booster. Foto : istimewa
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven OE Kandouw dan Walikota Manado Andrei Angouw memantau langsung jalannya pencanangan vaksinasi Booster di Manado Town Square (Mantos), Kamis (13/1/2022).

Kegiatan ini diawali dengan kunjungan langsung wagub, walikota dan rombongan untuk melihat langsung pelaksanaan vaksinasi Booster.

Bacaan Lainnya

Wagub menyampaikan bahwa kegiatan ini berlaku secara nasional dan berharap untuk Provinsi Sulawesi Utara termasuk Kota Manado dapat melaksanakannya sesuai kebutuhan vaksin yang tersedia.

“Masyarakat Sulut harus dilindungi sehingga vaksin booster ini setidaknya menjadi vaksin penguat bagi warga masyarakat yang sebelumnya sudah melakukan vaksinasi sebanyak dua kali,” katanya.

Menariknya, pada kesempatan itu, Angouw mendapat pujian wagub. Khususnya dalam pelaksanaan vaksin Covid-19.

“Vaksinasi tahap pertama di Manado mencapai 100 persen lebih sehingga memberi apresiasi bahkan mengatakan agar kota Manado jadi teladan bagi kabupaten/kota lainnya,” tukasnya.

Kandouw menambahkan, bahwa ada sekitar 200 ribu vaksin yang disiapkan untuk tahap III di provinsi Sulut. “Tidak boleh berleha-leha, vaksin ini harus habis terpakai karena ada batas kadaluarsanya,” ujar Kandouw.

Diungkap Kandouw, Gubernur Sulawesi Utara tidak ingin hal ini terjadi lagi, yakni ada vaksin yang tidak terpakai sehingga kadaluarsa.

Seperti diketahui bahwa vaksinasi Booster adalah vaksinasi penguat bagi yang sudah dua kali vaksin untuk menangkal berbagai virus covid termasuk virus delta dan yang terakhir virus omicron.

Hal ini berdasarkan rilis terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyatakan gejala varian Omicron memang lebih ringan dari gejala varian Delta. Namun, varian ini berbahaya bagi mereka yang belum vaksinasi.

“Sementara Omicron menyebabkan penyakit yang lebih ringan daripada Delta, itu tetap menjadi virus berbahaya, terutama bagi mereka yang tidak divaksinasi,” kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers, seperti dilansir dari AFP, Kamis (13/1/2022).

Ikut mendampingi Wagub dan Walikota adalah; Istri Wakil Gubernur Sulut dr. Devi Kandouw Tanos MARS, Asisten I Provinsi Sulut, Kadis Kesehatan Provinsi Sulut, Asisten I Pemerintah Kota Manado Heri Saptono, Plt. Kadis Kesehatan Manado dr. Joy Zeekeon serta Satgas Covid Provinsi Sulut dan Kota Manado.(srv)

banner 300x250