Kunker Panja DPR-RI, Olly Beber Proyek Prestisius KEK Likupang

Gubernur Olly Dondokambey dan Ketua Panja BKASP DPR RI Sihar Sitorus. Foto : ist
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Delegasi Panitia Kerja (Panja) Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kantor Gubernur Sulut, Senin (6/12/2021).

Pada pertemuan itu, delegasi panja disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey.

Bacaan Lainnya

Gubernur Olly menyambut baik kedatangan para delegasi Panja BKASP DPR RI ini.

Di hadapan para tamu tersebut, Olly membeber sejumlah proyek prestisius yang masuk dalam pembangunan pengembangan pariwiaata skala prioritas, yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang.

Dia menggambarkan perkembangan pariwisata Sulut, yakni pariwisata Likupang, di mana lokasi ini menjadi destinasi pariwisata super prioritas, yang dicanangkan pemerintah pusat.

Menurut Olly, dengan masuk ke Likupang sebagai destinasi pariwisata super prioritas akan menguntungkan masyarakat sekitar lokasi.

“Pemerintah sudah membangun terlebih dahulu sarana dan prasarana ada 309 rumah dibangun sebagai homestay. Sudah selesai dibangun. Sudah sebagian dipergunakan. Saya kira itu agar supaya masyarakat ikut juga merasakan pembangunan dengan kedatangan para turis,” ungkap Olly seraya menambahkan sarana dan prasarana lainnya penunjang KEK sudah dibangun. Di antaranya, jalan dan jembatan.

Sementara untuk KEK Bitung yang dikhususkan untuk industri perikanan, hingga saat ini sudah mulai berdatangan para investor.

“Memang sebelumnya ada problem tapi itu sudah aman. Para investor yang berkomitmen sudah mulai jalan,” ungkapnya sembari menyampaikan Terima kasih.

“Terima kasih atas kedatangan bapak dan ibu, semoga hasil kunjungan kerja ini akan berdampak pada pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Utara khususnya menyangkut wilayah pariwisata yang akan menjadi kunjungan mancanegara,” ujar Olly.

Dia juga mengharapkan pembangunan berkelanjutan bisa dirasakan masyarakat.

“Dapat bermanfaat kita membangun secara berkelanjutan sehingga manfaat itu bisa dirasakan masyarakat Sulawesi Utara dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Panja BKASP DPR RI Sihar Sitorus mengatakan kehadirannya di Sulut untuk melihat tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kenapa kita melakukan kunjungan ke Sulawesi Utara terkait SDGs. Ada satu hal urgensi yang harus kita kejar banyak negara termasuk Indonesia sepakat menyelesaikan SDGs di tahun 2030. Hanya memiliki waktu sepuluh tahun ini menjadi pekerjaan besar kita semua,” terangnya.

Dibeberkannya, dalam mencapai SDGs ini, pihaknya harus menggolkan sebanyak 17 tujuan pembangunan berkelanjutan. “Terbagi atas empat pilar. Yakni pilar sosial ada 5 tujuan, pilar pembangunan ekonomi 5 tujuan, pilar pembangunan lingkungan 6 tujuan serta pilar hukum dan tata kelola 1 tujuan,” bebernya.

Pertemuan yang berlangsung dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Hadir dalam pertemuan ini, di antaranya Anggota Panja I Made Urip, Effendy Sianipar, Heru Widodo, Muslim, Sakinah Al Jufri, Arzeti Bilbina dan sejumlah anggota panja lainnya.

Hadir juga jajaran petinggi Pemprov Sulut, Penjabat Sekdaprov Sulut Asiano Gamy Kawatu, Staf Ahli Gubernur Christiano Talumepa, Kepala Disperindag Sulut Edwin Kindangen, Kepala Dinas Pariwisata Sulut Henry Kaitjily, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut Marly Gamalag, Kepala Bappeda Sulut Jenny Karouw, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Grace Punuh dan Kepala Biro Adpim Sekdaprov Sulut Danjte Lantang.(srv)

banner 300x250