Mitra, Sulutreview – Meskipun pembelajaran secara daring dinilai tidak efektif karena banyak keterbatasan, namun proses belajar dari rumah melalui fasilitas Android merupakan salah satu solusi di tengah wabah Covid-19 yang masih mengintai
Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas tak bisa sembarang digelar. Sekolah harus memenuhi beberapa prinsip pelaksanaan.
Sama halnya yang terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Ratahan. Proses PTM terbatas belum dilaksanakan.
Adapun untuk capaian vaksinasi bagi siswa-siswi sudah diatas 80 persen. Sementara untuk para pendidik sudah diatas 90 Persen karena masih ada yang belum memenuhi syarat untuk divaksin.
“Ada beberapa kendala yang dialami saat proses belajar mengajar dilakukan secara daring yakni jaringan yang sering eror, juga keterbatasan kuota data,” keluh Julistry Pendong, salah satu siswi di sekolah tersebut, Selasa (16/11/2021).
Ia pun berharap, pembelajaran secara tatap muka langsung akan segera dilakukan, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat
Terpisah, Kepala SMKN 1 Ratahan Tenny Ohy mengatakan, sekolahnya sudah siap untuk proses belajar mengajar secara tatap muka langsung
“Pada prinsipnya kami sudah siap untuk proses belajar secara tatap muka dan tinggal menunggu rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten,” jelas Tenny Ohy
Lanjutnya, untuk pelajaran praktek saat ini masih dilakukan secara terbatas karena ada juga yang sementara menyelesaikan projects yang dibagi berkelompok
“Ada beberapa siswa yang saat ini sementara menyelesaikan projects. Baik yang ada di bengkel maupun laboratorium namun dilakukan terbatas,” tandasnya. (**)













