Pemuda Muhammadiyah Mitra Minta Aturan Tentang Pengeras Suara di Masjid Disosialisasikan

Bayu Alit (Foto: Tommy Polandos)
IMG-20210818-WA0009

Mitra, Sulutreview – Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor B.3940/DJ.III/Hk.007/08/2018 tentang Pelaksanaan Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor KEP/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Musala.

Berkaitan dengan hal ini, Pemuda Muhammadiyah Minahasa Tenggara (Mitra), melalui sekretaris pemuda Bayu Alit, meminta kepada kepala kantor kementrian agama Kabupaten Mitra, Kantor Urusan Agama (KUA), dan penyuluh agama di Kecamatan agar bisa mensosialisasikan serta menjelaskan isi dari surat edaran tersebut.

“Salah satu syarat penggunaan pengeras suara di masjid dalam Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor KEP/D/101/1978 adalah pihak yang menggunakan pengeras suara harus orang yang memiliki suara fasih, merdu, enak, tidak cemplang, sumbang atau terlalu kecil,” ujar Bayu kepada media ini, Sabtu (23/10/2021)

Selain itu kata dia, orang yang mendengarkan juga harus berada siap dalam mendengarnya, bukan dalam waktu tidur, istirahat, sedang beribadah, atau melakukan upacara

“Pemuda Muhammadiyah merasa ini penting untuk disosialisasikan secara masif dan terstruktur, karena kita hidup ditengah-tengah masyarakat yang heterogen,” tukasnya. (**)

banner 300x250