Sasar Pelajar dan Santri, Vaksinasi di Sulut Terus Digencarkan

Gubernur Olly Dondokambey saat memberikan keterangan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani melalui video conference
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Tahapan vaksinasi yang gencar dilakukan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah mencapai 90 persen dari tahap pertama yang ditetapkan. Dan untuk tahap II telah mencapai 50 persen.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey memastikan sebelum Desember 2021, tahapan vaksinasi telah tuntas.

Bacaan Lainnya

“Tahapan vaksinasi di Manado, untuk tahap satu sudah mencapai 90 persen dan tahap II sudah mencapai 50 persen,” kata Olly pada saat mengikuti vaksinasi massal untuk pelajar dan santri secara virtual dari SMA Negeri 1 Manado, Rabu (29/9/2021).

Khusus untuk sekolah-sekolah jenjang SMA dan SMK, akan terus dilakukan sampai pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). “Mulai hari ini dan seterusnya akan kita fokuskan vaksinasi tahap satu dan dua, sehingga PTM dapat dilaksanakan pada bulan depan,” kata Olly yang memberi laporan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani yang didampingi Kepala BIN Budi Gunawan.

Menanggapi laporan Gubernur Olly, khusus kepada Provinsi Sulut, Puan berpesan agar program vaksinasi dapat diselesaikan sebelum akhir tahun ini.

“Sebelum Desember Saya harap vaksinasi di Sulut sudah bisa selesai, agar kita bisa mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang berpotensi terjadi akibat meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru,” tandasnya seraya memberi apresiasi kepada pihak penyelenggara, khususnya BIN.

“Ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya Saya berikan kepada BIN yang sudah menggelar program vaksinasi ini, terlebih karena dilakukan dengan sistem door-to-door,” ujar Puan.

Vaksinasi, sambung Puan, dipandang sebagai upaya penting dalam upaya melawan Covid-19, yang memang disadari tidak mudah untuk diselesaikan.

“Sampai sekarang belum ada satu negara pun di dunia ini yang menyatakan bahwa mereka sudah selesai dengan Covid-19. Perlu terus berjuang agar paling tidak dapat mengurangi dan menekan angka kasus Covid-19, untuk Indonesia Sehat, Indonesia Hebat, ” terangnya.

Selain itu, Puan Maharani juga melakukan dialog dengan beberapa perwakilan sekolah dan pesantren dari sejumlah provinsi yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Selain Sulawesi Utara, beberapa provinsi yang hadir yakni Provinsi Banten, Provinsi Lampung ,Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Kalimantan Selatan.

Beberapa hal yang dibahas dalam dialog tersebut antara lain mulai dari perkembangan terkini penanganan Covid-19, waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka, hingga permasalahan teknis di masing-masing perwakilan sekolah.

Menariknya, Puan sempat berdialog dengan sejumlah siswa SMA Negeri 1 Manado, yang menyatakan sukacita karena dalam waktu dekat akan dilangsungkan pembelajaran tatap muka. “Sangat senang sekali, karena dalam waktu dekat ini akan kembali sekolah. Bisa bertemu dengan guru dan teman-teman,” sebut Amdea Parengkuan.

Kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut, dibarengi dengan launching Aplikasi Tangkal Covid-19 ID oleh Ketua DPR Fransiscus Andi Silangen bersama Kepala BIN.

Aplikasi yang dapat di akses informasinya pada www.tangkalcovid19.id ini dapat diunduh secara gratis di Play Store pada ponsel Android.(eda)

banner 300x250