Kendalikan Inflasi, Pemkot Tomohon Intensifkan Pantauan Harga dan Stok Bapok

Wali Kota Caroll Senduk saat mengikuti rapat pengendalian inflasi
IMG-20210818-WA0009

Tomohon, Sulutreview.com – Wali Kota Tomohon Caroll J A Senduk didampingi Staf Ahli Walikota Ir Nova Rompas, yang juga sebagai Plt Kepala Bagian Perekonomian Sekda Kota Tomohon ikut dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi tahun 2021, secara virtual di ruang kerja kediaman Walikota Tomohon, Rabu (25/08/2021).

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, yang membuka kegiatan menekankan perhatian pada TPIP (Tim Pengendalian Inflasi Pusat) dan juga TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah), yaitu dengan menjaga terus ketersediaan stok dan stabilitas harga barang-barang. Utamanya barang kebutuhan pokok, kedua TPIP dan TPID dimintakan tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja, tetapi juga harus proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif.

“Yakni dengan membantu meningkatkan produktivitas petani dan nelayan, memperkuat sektor UMKM agar mampu bertahan dan bisa naik kelas, dan ketiga kita harus memanfaatkan momentum pandemi ini untuk meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian. Karena di tengah pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi sektor unggulan,” kata Wali Kota Caroll.

Wali kota menjelaskan sebagai upaya pengendalian inflasi di Kota Tomohon, pihaknya didalamnya TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Kota Tomohon telah melaksanakan langkah-langkah seperti membahas program unggulan masing-masing Peeangkat Daerah bersama Instansi terkait, baazar murah dalam rangka hari raya keagamaan serta pemantauan harga pangan.

Lanjut kata wali kota, program unggulan Perangkat Daerah Kota Tomohon bersama Instansi terkait sebagai penunjang pengendalian inflasi daerah Kota Tomohon saat ini diantaranya melalui perangkat daerah terkait terus melakukan pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok (bapok) dan barang penting pada pasar rakyat yang terintegrasi dalam sistem informasi perdagangan. Berikut melakukan baazar pangan murah untuk 9 bahan pokok, lumbung pangan masyarakat komoditas beras, pemantauan harga 14 komoditas, dan bersama instansi terkait lainnya tetap melakukan koordinasi seperti bersama pihak Pertamina kaitan pemenuhan kuota BBM, sehingga selama ini tidak ada kendala artinya tercukupi, kemudian LPG 3 Kg juga tetap tersedia lewat kuota yang sudah ditetapkan oleh Pertamina dan lain sebagainya.

Disisi lain, walaupun ditengah pandemi covid 19 saat ini, kami ingin mengajak masyarakat Kota Tomohon terlebih anak- anak muda untuk dapat memanfaatkan lahan yang ada. “Jangan hanya tidur-tiduran di rumah karena seharusnya kalian menggarap lahan tidur. Belajar, bentuk dan libatkan kelompok tani serta instansi pemerintah terkait,” tukasnya sambil menambahkan bahwa traktor dan alat- alat pertanian sudah disiapkan gratis.

“Benih kami siap bantu sambil penyuluh pertanian akan mengajarkan bagaimana cara mengembangkan pupuk organik agar kita tidak terlalu berharap pada pupuk subsidi yang jumlahnya terbatas, mari para petani manfaatkan teknologi pemasaran digital, manfaatkan media sosial untuk memasarkan produk anda jangan jadikan medsos sebagai tempat berbagi hoax atau untuk ujaran kebencian”, ajak Wali Kota Caroll.(srv)

banner 300x250