Rektor Unsrat dan Wali Kota Manado Pantau Vaksinasi Mahasiswa

Vaksinasi Covid-19 di Unsrat sebagai upaya memutus rantai penyebaran wabah
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), menggelar vaksinasi Covid-19 kepada mahasiswa. Hal itu sebagai tindak lanjut atas rencana pembelajaran tatap muka.

Jalannya vaksinasi dipantau langsung oleh Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Kumaat MSc DEA dan Wali Kota Manado, Andrei Angouw.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Dies Natalis Unsrat Manado ke-60 itu, digelar di Auditorium Unsrat, Jumat (02/6/2021).

Rektor Unsrat Prof Kumaat dan Wali Kota Manado Andrei Angouw

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan pentingnya melakukan vaksinasi. Terutama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Ini yang menjadi harapan kita bersama, Manado bebas dari Covid-19. Dengan demikian ekonomi akan bergerak dan pembangunan akan berjalan normal. Bahkan tentunya kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ungkap Angouw.

Angouw juga menyampaikan vaksinasi yang ditujukan kepada 2.000 mahasiswa, merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah tentang Wajib Vaksin.

“Hal ini dimaksudkan agar Kota Manado khususnya masyarakatnya terbebas dari pandemi Covid-19 yang sangat mencekam ini,” tukasnya.

Lagi kata Wali Kota Angouw, melawan Covid-19 yang tepat saat ini, adalah dengan vaksinasi. “Vaksinasi merupakan cara untuk melawan Covid-19,” ujarnya sambil memberikan contoh-contoh kerberhasilan di sejumlah negara yang sudah melaksanakan vaksinasi bagi warganya dan menunjukkan hal yang sangat positif untuk menekan secara signifikan penyebaran Covid-19.

Wali Kota Andrei Angouw saat menyampaikan sambutan didampingi Rektor Unsrat Prof Kumaat

Diketahui, pelaksanaan vaksinasi Covid-19, tetap menerapkan pada protokol kesehatan (prokes).

“Mengingat situasi dan kondisi saat ini, kita masih diperhadapkan pada pandemi Covid-19, maka vaksinasi yang dilakukan tetap memperhatikan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran Covid-19,” kata Rektor Unsrat Prof Kumaat.

Kumaat kembali mengungkapkan kegiatan vaksinasi akan dilakukan secara bergelombang sampai semua mahasiswa Unsrat tuntas diberi vaksinasi.

“Vaksinasi akan digelar secara bertahap. Yakni mulai dari pagi sampai sore hari untuk menghindari kerumunan,” ujar Prof Kumaat.

Pantauan juga dihadiri, Wakil Rektor II Dr Ronny Maramis SH MH, Direktur RSUP Kandouw, Dr dr Jimmy Panelewen, para pimpinan teknis serta para dosen.

Sebagaimana yang diserukan, vaksinasi merupakan amanat Peraturan Pemerintah tentang Wajib Vaksin yakni Peraturan Presiden (Perpres) nomor 14/2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden nomor 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 19.(eda)

banner 300x250