Andy Silangen Pimpin Ibadah Penghiburan Helmud Hontong

Ketua DPRD Sulut Andy Silangen bersama istri Rini Tamuntuan saat melayat almarhum Helmud Hontong di Tahuna
IMG-20210818-WA0009

Sangihe, Sulutreview.com – Wafatnya tokoh publik asal Kabupaten Kepulauan Talaud, almarhum Helmud Hontong meninggalkan dukacita mendalam bagi Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus Silangen.

Didampingi istri tercinta, dr Rini Silangen-Tamuntuan, Andy secara khusus melayat ke rumah duka yang berada di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bacaan Lainnya

Sebagai bentuk penghormatan, Silangen memimpin ibadah penghiburan yang dilaksanakan Minggu (13/6/2021).

Silangen dalam penyampaiannya mengingatkan keluarga yang ditinggalkan agar tetap berharap dan mengandalkan Tuhan. “Kematian bukanlah akhir dari segalanya, tetapi merupakan awal perjalanan menuju ke Rumah Bapa Sorgawi. Untuk itu kepada keluarga yang ditinggalkan tetaplah percaya, bahwa rumah almarhum Pak Helmud Hontong di Sorga telah selesai dibangun. Percayalah juga bahwa Allah telah menyediakan tempat terindah bagi Embo Helmud di Sorga kekal,” ungkap Andy yang adalah legislator asal dapil Nusa Utara, kepada keluarga yang ditinggalkan.

Andy mengutip Nats Alkitab dari Yohanes 14:1-2 yang berbunyi “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu”.

Firman tersebut bukan hanya untuk keluarga terapi juga semua pelayat yang hadir dalam ibadah penghiburan tersebut.

Andy Silangen yang merasa sangat kehilangan sosok yang rendah hati tersebut, kembali mengikuti ibadah pemakaman yang dilaksanakan Senin (14/6/2021).

Andy dan istri bersama sejumlah anggota DPRD lainnya seperti Arthur Kotambunan, Fabian Kaloh, dan Melky Pangemanan ikut hadir, memberi penghormatan terakhir pada almarhum.

Sosok almarhum Helmud Hontong, menurut Andy merupakan pemimpin yang selalu peduli kepada rakyat. “Saya sangat mengenal almarhum. Apabila datang ke Manado, pasti bertemu dengan saya. Bahkan sebelum almarhum meninggal, masih sempat bertemu di kantor DPRD. Kita juga sering menyanyi lagu rohani bersama,” kenang Silangen.

“Banyak kenangan yang baik yang ditinggalkan almarhum. Beliau orang baik, rendah hati dan merakyat,” tukasnya sembari menambahkan figurnya yang merakyat, menjadikan almarhum sangat disayangi masyarakat Kepulauan Sangihe.

“Untuk sangat layak apabila beliau diberikan penghargaan,” kata Andy.

Jejak yang ditinggalkan almarhum Helmud, sambung Andy akan menjadi teladan bagi generasi yang ditinggalkan. ” Banyak karya yang sudah dilakukan, semenjak menjabat anggota lp lo DPRD Sangihe. Beliau adalah orang yang luar biasa,” tandasnya.(lina)

banner 300x250