Helmud Hontong Wafat, Wagub Kandouw : Saya Merasa Sangat Kehilangan

Wagub Steven OE Kandouw memberikan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Helmut Hontong
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Wafatnya Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong meninggalkan duka mendalam bagi warga Nusa Utara, terlebih khusus Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw.

Betapa tidak saat mendengar kabar wafatnya tokoh yang dikenal merakyat dan penuh kesederhanaan tersebut, Wagub Kandouw mengaku bagaikan disambar petir di siang bolong.

Bacaan Lainnya

“Dari ujung Sulut, Miangas sampai Pinogaluman dan saya pribadi sangat merasa kehilangan atas kepergian Bapak Wakil Bupati Helmud Hontong, rasa-rasanya lebih dari petir di siang bolong ketika mendengar Helmud wafat,” ungkap Wagub Kandouw saat menjemput jenazah Helmud Hontong yang disemayamkan di VVIP Bandara Sam Ratulangi Manado, Kamis (10/6/2021).

Kandouw yang sempat memimpin upacara persemayaman di VVIP Bandara Sam Ratulangi, mengakui bahwa figur Hontong yang sangat dicintai warga Nusa Utara ini, sebelumnya tidak pernah mengeluhkan sakit.

“Saya tidak pernah mendengar kalau almarhum menderita sakit. Tapi saya percaya ini semua adalah kehendak Tuhan,” ujarnya sembari menambahkan keluarga yang ditinggalkan almarhum tetap kuat.

Wagub Kandouw saat memimpin persemayaman di VVIP Bandara Sam Ratulangi

“Kiranya keluarga Bapak Helmud Hontong boleh berbangga karena punya suami, ayah punya saudara, yang meninggalkan rekam jejak yang luar biasa bagi kita semua. Boleh jadi suri tauladan,” sebut Kandouw dengan suara terbata-bata.

Hontong, dikenal karena memiliki rasa kepedulian yang tinggi kepada sesama. Bahkan sangat murah hati terhadap masyarakat yang membutuhkan. Terbukti, Hontong berkali-kali terpilih dan duduk sebagai anggota DPRD.

“Almarhum semasa hidupnya berkali-kali menjadi anggota legislatif Kabupaten Sangihe yang terakhir menjadi wakil bupati. Yang menunjukkan komitmen dan integritas yang luar biasa dalam kehidupan,” jelas Kandouw.

Kandouw yang mewakili Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, berharap agar kejadian yang menimpa Hontong menjadi yang pertama dan terakhir.

Melalui peristiwa ini, mari kita mempertebal iman percaya, bahwa Tuhan itu maha Kuasa, kita boleh berencana tetapi Dia yang menentukan. Kita harus tetap bersatu kuat agar kita semua dalam menghadapi apa saja harus kompak,” kata Kandouw.

Kandouw mengaku, baik Pemprov Sulut dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe akan memberikan  penghormatan kepada almarhum. “Baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Sangihe akan memberikan penghormatan yang terbaik,” tandasnya.

Diketahui, Almarhum Helmud Hontong meninggal dunia di pesawat yang ditumpanginya, saat melakukan perjalanan pulang dari Bali menuju Manado dan transit di Makassar, Rabu (9/6/2021).

Hontong berpasangan dengan Jabes Gaghana yang menang pada Pilkada 2017, yang diusung Partai Golkar.

Hontong juga, sebelumnya tercatat sebagai anggota DPRD Kepulauan Sangihe dua periode sejak 2009-2014 dan 2014-2017.

Jenazah Hontong yang tiba pada pukul 16.30 WITA, di VVIP Bandara Sam Ratulangi selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Manado untuk menuju Kabupaten Sangihe.(eda)

banner 300x250