Central Queensland University Australia dan Unsrat Kembangkan Ternak Sapi

Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA berharap Kerja sama peternakan sapi yang terintegrasi ini akan memperkuat sistem  pengembangan pertanian dan ketahanan pangan di Sulawesi Utara
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Para petinggi Central Queensland University Australia, yakni Prof Nick Klomp Vice-Chancellor, Prof Hendrik Halim Associate Vice Chancellor dan President melakukan kunjungan kerja ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Kamis (27/5/2021).

Kunjungan tersebut sebagai tindak lanjut atas kerja sama tentang peternakan sapi terintegrasi dengan perguruan tinggi luar negeri.

Bacaan Lainnya

Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA mengatakan, kerja sama yang tengah disasar ini, diharapkan akan menjadi awal yang baik bagi kelangsungan peternakan sapi di Sulut.

“Kerja sama peternakan sapi yang terintegrasi ini akan memperkuat sistem  pengembangan pertanian dan ketahanan pangan di Sulawesi Utara,” tukasnya.

Diketahui, pengembangan peternakan sapi yang terintegrasi dari hulu hilir yang mencakup sinergi antarpihak, akan memberikan manfaat besar bagi daerah ini.

Pengembangan ternak sapi di Sulut, selama ini telah dilakukan melalui pengembangan balai pembibitan, penghijauan pakan ternak, optimalisasi reproduksi ternak, peningkatan mutu dan keamanan produk hewan.

Selain itu juga pelayanan kesehatan hewan, serta fasilitasi sertifikasi, pembiayaan, investasi, dan pemasaran.

Peternakan sapi yang mengedepankan sinergitas, sejatinya untuk mendukung pemenuhan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Di mana dalam RPJMN disebutkan bahwa pemerintah menetapkan target konsumsi protein asal ternak sebesar 11 gram per kapita per hari. Sementara pada sisi ketersediaan protein hewani, ditargetkan sebesar 2,9 juta ton pada 2024.(hilda/*)

banner 300x250