Manado, Sulutreview.com – Prosesi pelantikan sejumlah kepala daerah terpilih di Sulawesi Utara (Sulut), seperti yang diagendakan bakal dilaksanakan serentak, pada 26 Februari 2021 mendatang.
Ketetapan tersebut, merupakan perintah langsung dari pemerintah pusat. Dan waktu pelaksanaan diperkirakan tidak jauh dari rencana dari Pemerintah Provinsi Sulut.
Menariknya, mendekati hari istimewa yang sangat dinantikan tersebut, Wakil Gubernur Steven OE Kandouw menegaskan agar pejabat yang akan dilantik, benar-benar sehat dari Covid-19.
Wagub Kandouw menyebutkan agar mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pejabat yang akan dilantik sebaiknya mengisolasi diri. Sehingga pada saat hari H pelantikan tidak terkonfimasi positif.
“Kalau pada saat akan dilantik semua pejabat dan keluarga yang hadir diharuskan mengikuti pemeriksaan Swab PCR. Kalau dalam pemeriksaan ternyata positif, yah minta maaf pelantikannya akan dilakukan secara virtual. Untuk itu, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan lebih baik mengisolasi diri,” ungkap Kandouw kepada awak media, Selasa (23/02/2021).
Kandouw menyebutkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di tengah pandemi ini memang serba ketat. Hal itu untuk kebaikan bersama. “Pada saat pelantikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo waktu lalu, saya bersama Pak Olly hanya didampingi istri dan anak. Hanya keluarga inti. Hal ini juga yang akan diterapkan pada saat pelantikan para kepala daerah,” sebut Olly.
Kandouw yang didampingi Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut, Asiano Gammy Kawatu kembali mengatakan bahwa pengetatan protokol kesehatan Covid-19, berlaku bagi semua. Dengan demikian orang yang hadir haruslah yang berkepentingan. Bahkan jurnalis yang meliput juga tidak banyak yang diizinkan untuk masuk.
“Undangan yang hadir dibatasi, tidak bisa masuk semua. Wartawan juga hanya yang mewakili saja,” imbuhnya.(hilda)













