Manado, Sulutreview.com – Penanganan sampah yang sempat terbengkalai dalam beberapa pekan terakhir, memicu keprihatinan. Pasalnya sangat mengganggu wajah kota dan kesehatan warga.
Sebagai bentuk kepedulian, Manajemen Sulut United bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melaksanakan bakti sosial dengan mengangkut sampah, Jumat (5/2/2021).
Hal tersebut dilakukan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Kota Manado mengatasi persoalan sampah di Kota Manado.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan kami atas polemik persampahan di kota Manado.”ujar manajemen Sulut United Handry Kalangi dan Vian Rondonuwu.
Menurut Handry dan Vian ,kegiatan bakti sosial pengangkutan sampah ini didukung oleh Kelompok Suporter Brigata The Man, Kelompok Suporter Barol Sulut United, Djarum Foundation, Charle Talumingan dari KNPI Manado serta suporter Yansen Baban dan Deddy Lakoy serta bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulut yang koordinasikan dengan pihak Kecamatan dan Kelurahan di Kota Manado.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu pemerintah Kota dalam mengatasi masalah sampah di kota Manado.”ujarnya keduanya sambil berterima kasih kepada semua pihak terkait yang telah membantu menyukseskan kegiatan sosial ini.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulut yang diwakili oleh staf khusus bidang Olah Raga Victor Rarung, SE saat meninjau kegiatan itu menegaskan dukungan dan kepedulian manajemen Sulut United ini patut di apresiasi dan sangat tepat sasaran.
Dikatakannya, persoalan sampah di Manado beberapa waktu terakhir ini tidak dapat teratasi secara maksimal, khususnya pasca banjir dan tanah longsor.
“Polemik dan solusi atasi persampahan saat ini juga menjadi salah satu perhatian pak Gubernur, mengingat kota Manado merupakan ibu kota Provinsi yang harus tertata dengan indah, bersih dan asri.”kata Rarung sambil berharap pihak swasta lain perlu mendukung dan berkontribusi untuk mengatasi persoalan sampah di kota Manado.
Adapun kegiatan manajemen Sulut united ini juga disuport oleh para maniak dan support tim Sulut United di Manado.

Berikut rute dan lokasi Tim bakti sosial Sulut United ini mengangkut sampah.
Truck 1, Kecamatan Malalayang meliputi Stadion Klabat – Kodim – Pagar Panjang – Kleak – St. Yoseph – Bahu – Malalayang – Boulevard – Boulevard 2 (Sindulang Mas)
Truck 2 – Kecamatan Sario, mengangkut sampah di lokasi Stadion Klabat – SMA 1- Jalan Siswa – Depan Gereja Sakobar – KONI – Jalan Ahmad Yani – RS Ratumbuysang – Jalan Bethesda – Jalan Kembang – Gedung DPRD Sulut Lama – Boulevard 2 (Sindulang Mas)
Truck 3 – Kecamatan Wanea, lokasi di SPN Karombasan – SMP 4 – Gereja Syalom Karombasan – Wanea Plaza – Tanjung Batu – Rike – RS Mata – Kandep – SMA 2 – RS Advent – Kodam – Lampu Merah Teling – Boulevard 2 (Sindulang Mas)
Truck 4 Kecamatan Tikala & Paal 2, lokasi yang dijangkau Pomorouw – Banjer – Pertigaan Taas – Paal 4 – Belok Kiri Kantor Camat Paal 2 – Jalan Raya Perkamil – Putar Balik Poltekes – Dendengan Dalam – Keluar Jembatan Miangas – Belok Kiri Tikala Ares – Balai Kota – Martadinata – Belok Kampung Ternate – Boulevard 2 (Sindulang Mas)
Truck 5 – Kecamatan Wenang, Singkil dan Tuminting, mengakut sampah di Jalan 17 Agustus Bumi Beringin – Lampu Merah Teling – Jalan Toar – Gereja Paulus – Jalan Sam Ratulangi – Belok Kanan Orlane – Boulevard – Belok SMA Rex Mundi – Jalan Garuda – Jalan Sarapung – Belok Saroja – SMP 1 – Jalan Sudirman – Plaza – Perlimaan – Belok Kanan Maramba – Kanaka – Komo Luar – Kombos – Wonasa – Tuminting – Boulevard 2 (Sindulang Mas).
Pantauan media ini, sampah yang berhasil di angkut oleh truk yang disiapkan oleh Manajemen terpaksa membuang sampah ke TPA yang ada di wilayah Kabupaten Minahasa.
Hal itu dikarenakan volume sampah di kota Manado sangat tinggi sehingga menyebabkan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo tidak dapat menampung sampah.(hilda)













