Terdampak Pandemi, Kredit UMKM Tumbuh 0,44 Persen

0
41
Pelaku usaha UMKM merupakan bagian terpenting kelangsungan ekonomi di Sulut sehingga keberadaannya harus terus disupport

Manado, Sulutreview. com – Penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan non UMKM di Sulut masih tumbuh positif sebesar 0,44 persen, dengan total sebesar Rp39,6 triliun per Oktober 2020.

Angka tersebut mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni Oktober 2019 sebesar RpRp39,4 triliun.

Demikian juga jika dibandingkan dengan akhir tahun 2019 kredit UMKM dan non UMKM tumbuh 0,18 persen dengan capaian sebesar Rp39,5 triliun.

Namun jika dirinci, khusus untuk kredit UMKM sempat turun sebesar minus 5,97 persen dengan capaian sebesar Rp10, 8 triliun, jika dibandingkan dengan tahun yang sama Oktober 2019 sebesar Rp11, 3 triliun atau 12.79 persen year on year (YoY).

Sementara itu, untuk capaian non UMKM Oktober 2020 tercatat sebesar Rp28, 8 triliun, atau turun 3,07 persen, dibandingkan tahun yang sama sebesar dengan total Rp28 triliun atau sebesar 4,99 persen.

Meski demikian, secara keseluruhan, penyaluran kredit mengalami peningkatan, kendati nominalnya tidak signifikan.

Diketahui, salah satu kendala turunnya penyaluran kredit, adalah pandemi Covid-19. Namun dengan komitmen yang kuat dari pemerintah, maka kredit tetap menyasar para pelaku usaha.

UMKM memiliki peranan penting bagi perekonomian. “Untuk itu, OJK memberikan dukungan penuh guna menyelamatkan sektor tersebut,” kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara Gorontalo Maluku Utara (Sulutgomalut) Darwisman, baru-baru ini.

OJK juga terus memberikan dorongan kepada perbankan yang ada di Sulut untuk menyalurkan kredit. Akan hal ini, prioritas yang di kedepankan adalah unsur pruden.

“Namun jangan sampai kebijakan ini akan menghambat, karena kelangsungan UMKM sangat menentukan perekonomian. UMKM adalah garda terdepan,” sebut Darwisman.

Meski sempat terpukul akibat pandemi Covid-19, namun aktivitas UMKM di Sulut tetap menunjukkan pertumbuhan. Hal ini butuh dukungan berbagai pihak, khususnya perbankan untuk mendorong dengan memberikan kredit, agar pengembangan usaha tetap berjalan.(hilda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here