KPU Sulut Cabut Undi Nomor Paslon, Protokol Covid-19 Jadi Acuan

0
109
Suasana pencabutan nomor urut

Manado, Sulutreview.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), melaksanakan rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut,  Kamis (24/9/2020).

Paslon Christiany Eugenia Paruntu- Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) mendapatkan nomor urut 1 (satu), Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Runtuwene (VAP-HR) nomor urut 2 (dua) dan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) mendapatkan nomor urut 3 (tiga).

Ketiga pasangan calon yang telah mendapatkan nomor urut peserta, mereka akan siap bertarung dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulut pada 9 Desember 2020 mendatang.

Mengacu pada PKPU nomor 13, Tahun 2020, pelaksanaan pleno menerapkan protokol kesehatan dan hanya dihadiri pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulut, 2 (dua) orang perwakilan Bawaslu Provinsi, 1 (satu) orang Penghubung Pasangan Calon dan 5 (lima) orang anggota KPU Provinsi.

Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh yang memimpin rapat pleno terbuka mengatakan bahwa peserta yang hadir sesuai dengan undangan yang ditetapkan.

“Sesuai aturan yang diberlakukan kehadiran pada pengundian dan pengumuman dibatasi,” ujarnya.

Ardiles juga menambahkan dalam tahapan selanjutnya, paslon dilarang untuk melakukan deklarasi damai, yang berpotensi menyebabkan kerumunan massa.

Menariknya, usai pencabutan nomor urut, Komisioner KPU Provinsi Sulut Jessy Momongan memberikan kesempatan kepada paslon untuk mengungkapkan makna yang tersirat dalam nomor urut yang didapatkan.

Christiany Eugenia Paruntu- Sehan Salim Landjar mengatakan bahwa nomor urut 1 yang didapatkan bermakna kemenangan.

“Nomor urut 1 adalah kemenangan bagi kita, angka yang diberikan Tuhan untuk kita berjuang demi satu kemenangan,” tukasnya.

“Nomor satu adalah berkat dan rahmat Tuhan. Karena yang terpilih hanya satu,” ujarnya.

Sementara Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Runtuwene menyebutkan nomor 2 adalah angka victory.

“Haleluyah, Tuhan sudah memberikan angka terbaik, angka kemenangan bagi kami,” ujar Vonnie.

“Semua angka adalah baik. Namun kami akan berjuang untuk meraih victory, yakni kemenangan,” kata Hendry.

Sementara itu, paslon Olly Dondokambey-Steven Kandouw menjelaskan bahwa nomor urut 3 bermakna Pancasila sebagai landasan ideologis negara Indonesia, dalam sila ketiga berbunyi Persatuan Indonesia. Artinya angka 3 merupakan simbol persatuan.

“Nomor urut 3 adalah nomor kemenangan. Karena PDI Perjuangan sebagai Partai Politik peserta Pemilu juga mempunyai nomor urut yang sama yaitu angka 3. Selain itu, angka 3 juga punya makna teologis di mana dalam ajaran Kristen dikenal dengan konsep Trinitas, dalam ajaran umat Buddha dikenal dengan ajaran Tri Dharma, bahkan angka 3 dalam Islam identik dengan Sunnah Rasul dengan ajaran serba 3,” tukasnya.

“Dalam pertandingan, disebutkan 1, 2 dan 3. Angka 3 adalah kemenangan bagi kami,” tandasnya.(lina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here