Sangihe, Sulutreview.com – Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara (Sanus) 109 dengan muatan puluhan penumpang, mengalami kandas di perairan Bukide Kecamatan Nusa Tabukan (Nustab).
Kejadian itu terjadi saat bertolak dari Pelabuhan Lipang, Kecamatan Kendahe, Rabu (26/8/2020).
Kejadian itu, bermula akibat angin kencang disertai arus di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe,
Dikatakan Kepala Kantor (Kakan) Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna, Mocodompis Muhaling SIP MM, kapal sanus 109 yang kandas di Pulau Nipa Bukide diterima pihaknya dari Satuan Polairud pada Kamis (27/8) pukul 09.00. Saat itu kata Muhaling, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tim SAR Manado.
“Tujuan awal kami adalah melakukan evakuasi 72 penumpang dan bersyukur pada pukul 14.30 tadi, penumpang selesai dievakuasi oleh anggota Pos Tahuna UPT Basarnas Manado dibantu Lanal Tahuna, Sat Polair Polres Sangihe, KUPP Tahuna serta Pelni Tahuna,” tuturnya.
“65 penumpang turun di Bukide sedangkan 7 orang lainnya di Pelabuhan Tahuna karena penumpang asal Tahuna dan juga dari Kampung Kulur, Kecamatan Tabukan Tengah,” sambung Kakan.
Dia menambahkan, rencananya KM Sanus 109 ini akan ditarik oleh KM Sanus 69 yang akan tiba di pelabuhan Nusantara Tahuna malam ini dari Kabupaten Talaud.
“Nantinya selesai penumpang Sanus 69 turun, kemudian kapal tersebut akan bergerak ke Bukide. Tetapi, mengingat wilayah selat kandasnya Sanus 109 sangat rawan maka penarikan akan dilakukan besok hari saat air pasang,” pungkasnya.
Lanjut, kronologis kandasnya kapal berdasarkan laporan, pada Rabu (26/8) pukul 21.10, kapal bertolak dari Pelabuhan Lipang. Kemudian tiba di Perairan Bukide pukul 22.10. Ketika memasuki area Pelabuhan Bukide kapal mengalami kandas pada pukul 23.30.
“Kapal kandas ini disebabkan karena angin kencang dengan kecepatan 35 knot dari arah selatan disertai arus kencang,” jelas Muhaling.(srv/mdo)













