Calon Walikota Dan Wawali Bitung Wajib Ikuti Rapid dan Swab Test

0
199

Suasana pembukaan sosialisasi persyaratan calon walikota dan wakil walikota. (foto Sulutreview.com)

Bitung, Sulutreview.com
Calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung, nampaknya harus benar-benar menjaga kesehatannya dari sejak saat ini.

Pasalnya, dalam persyaratan pencalonan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung tahun 2020 ini, soal Kesehatan calon, akan benar-benar diperiksa secara teliti. Sebab Pasangan Calon bakal akan diperiksa juga penanganan serta pencegahan Covid-19 yaitu Rapid dan Swab Test.

Hal ini terungkap, pada agenda sosialisasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung bersama jajaran insan Pers yang bertugas di Kota Bitung.

Buktinya, pada Jumat (07/08/2020) pihak KPU Bitung, mengundang kalangan jurnalis di Kota Bitung, untuk mengsosialisasikan lewat media, terkait persyaratan pencalonan dan syarat calon walikota dan wakil walikota Bitung tahun 2020.

Banyak hal yang disampaikan oleh pihak KPU, lewat penyampaian Ketua KPU Deslie Sumampouw SE dan Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Iten Kojongian yaitu Calon Walikota wajib memiliki riwayat berkelakuan baik, bebas Narkoba dan juga akan di test kesehatannya.

Yang menarik usai acara sosialisasi persyaratan pencalonan, terkait pemeriksaan Kesehatan. Wartawan sulutreview.com pun langsung mengejar anggota KPU Iten Kojongian, untuk menanyakan seputar persyaratan para calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung ini, tentang apakah juga mengingat Pandemi Covid masih terus berlangsung, apakah Calon Walikota dan Wawali, wajib untuk mengikuti Test Kesehatan seperti Rapid Test dan Swab Test?

Kojongian langsung menjawab bahwa memang hal itu juga wajib untuk diikuti oleh Calon Walikota dan Wakil Walikota. “Apalagi untuk medical Check Up nanti, pihak KPU akan merekomendasikan Rumah Sakit mana yang nantinya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan untuk para calon,” kata mantan aktifis Perikanan berskala Nasional ini.

Ketika dicecar wartawan, apakah jika dalam pemeriksaan kesehatan seperti Rapid dan Swab hasilnya, ada saja Calon yang aktif Covid, apakah akan digugurkan atau tidak? Menurut Kojongian, bahwa itu bukan menjadi kewenanganya untuk menjawab.

“Sebab nantinya, ada tim Kesehatan yang ditunjuk KPU untuk memberikan jawaban itu,” pungkasnya.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here