Warga Cecar Jalan Berlubang di Kota Bitung pada Reses Julitje Maringka

Bitung. Sulutreview.com– Jalan Berlubang yang terus dikeluhkan warga Bitung di media sosial, terus digaungkan warga di agenda Reses Anggota DPRD Provinsi Sulut Daerah Pemilihan (Dapil) Bitung-Minahasa Utara yaitu Ibu Julitje Maringka.

Pada Reses ini dilaksanakan di Pusat Kota Bitung di Kelurahan Bitung Timur yang dihadiri Camat Maesa Fatmawaty Soleman SSTP, Lurah Safrudin Takahindangen S.Sos dan puluhan warga pada Senin (03/08/2026).

Pada Reses ini, Julitje Yenny Maringka SE menyampaikan bahwa agenda Reses ini adalah merupakan agenda yang sudah dijadwalkan sesuai Undang-Undang melalui DPRD Provinsi untuk setiap anggota DPRD wajib melaksanakanya.

Pada agenda penyampaian aspirasi warga, mereka meminta jalan dan drainase di wilayah Sari Kelapa banyak yang sudah rusak.

Warga berharap Ibu Yenny dapat menjembatani aspirasi warga dalam menindaklanjuti akan persoalan-persoalan ditengah-tengah masyarakat.

Menariknya ada warga yang menanyakan terkait jalan berlubang di Kota Bitung apalagi di wilayah Madidir yang sampai saat ini masih banyak yang berlubang.

“Memang kami tahu jalan ini mungkin kewenangan pusat atau provinsi. Namun kami tidak tahu mau menyampaikan kemana,” ujar salah satu warga.

Kader Partai Gerindra Julitje Maringka pun langsung menjawab bahwa pihaknya akan mengkoordinasikan dengan Pemerintah Kota Bitung dapat menindaklanjuti jalan rusak dan drainase di wilayah Bitung timur ini.

Terkait jalan berlubang di Bitung khususnya di wilayah Madidir. Ia mengatakan bahwa itu memang kewenangan pusat atau jalan Nasional.

“Memang jalan di Kota Bitung ini ada tiga yaitu Jalan Nasional, Jalan Provinsi dan Daerah Kota Bitung. Terkait jalan Nasional kami akan berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional. Apalagi lalu saya sudah berkoordinasi dan pihak Balai Jalan sebagian sudah memperbaikinya,” ujarnya.

Namun untuk saat ini memang masih ada. Dan saya akan berkoordinasi lagi yang mudah-mudahan dapat diperbaiki lagi jalan di Kota Bitung.

Saya pun, sambung Ibu Yenny sapaan akrabnya merasakan skali jika lewat jalan umum di wilayah Madidir dan Girian memang sering terperosok di lubang.

“Untuk itu selain saya akan berkoordinasi kepada Pemangku kepentingan saya mengajak seluruh masyarakat juga berdoa agar seluruh keluhan dapat terselesaikan,” tutupnya.

Gayung pun menyambut, Warga pun berterimah kasih atas Reses ini, yang mudah-mudahan aspirasi kami dapat bisa terjawab kedepannya.

Hadir juga perwakilan Dinas PUPR Pemkot Bitung, Babinsa dan perwakilan Polsek Maesa, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *