Airmadidi – Sulutreview.com – Kuota internet Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) daring bagi peserta didik tingkat SD dan SMP di Kabupaten Minahasa Utara bisa dibiayai lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Hal ini untuk mendukung KBM daring akibat merebaknya pandemi Covid-19.
Kadis Pendidikan Minahasa Utara Olfy Kalengkongan SPd M.MPd mengatakan pembiayaan kuota internet dari BOS tersebut sudah diterapkan di SD dan SMP di Minut sejak dana BOS tahap satu dan dua tahun 2020 ini.
“Kami mulai merealisasikan sejak awal Mei pada tahap pertama dana BOS. Ini sesuai juknis dari pusat (Kemendikbud, red) untuk mendukung penerapan belajar dari rumah atau daring bagi siswa SD dan SMP di Minut,” ujar Kalengkongan, Kamis (06/08/2020).
Ia mengakui masih banyak wilayah di Minahasa Utara yang belum tersentuh atau sulit mendapat jaringan sinyal internet. Belum lagi masih banyak peserta didik yang tidak memiliki telepon selular berbasis android atau laptop guna mendukung proses KBM secara daring.
Sebagai gantinya, pihak Dinas Pendidikan menyediakan modul pembelajaran dan dibagikan ke siswa-siswi di sekolah tersebut untuk belajar di rumah.
Lebih jauh Kalengkongan menghimbau bagi setiap siswa dan guru di Minut agar tetap menerapkan protokol kesehatan selama melaksanakan KBM daring.
“Para guru untuk tetap mengutamakan protokol kesehatan saat mengunjungi siswa ataupun daring. Dengan selalu memakai masker dan rajin mencuci tangan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memastikan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) bisa dialihkan untuk pembiayaan kuota internet untuk guru dan peserta didik.
Menurutnya, penggunaan dana BOS untuk membeli kebutuhan kuota internet tersebut merupakan kebijakan yang diambil untuk merespons situasi pandemi Covid-19 saat ini.
“100 persen dana BOS diberikan fleksibilitas untuk membeli pulsa atau kuota internet untuk anak dan orangtuanya. Bisa itu, sudah kita bebaskan. Di masa darurat Covid ini boleh digunakan untuk pembelian pulsa guru, sekolah, dan orangtua untuk anak,” ucap Nadiem, di Bogor, Kamis (30/7/2020).(art/kcm)













