Peringatan HUT ke-75 RI, ASN dan Masyarakat tak Diundang

0
134

Manado, Sulutreview.com – Peringatan HUT Kemerdekaan ke-75 RI bakal digelar tanpa menghadirkan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam agenda rapat kesiapan HUT Kemerdekaan ke-75 RI itu, bertempat di ruang FJ Tumbelaka kantor Gubernur, Rabu (05/08/20).

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Sulut,  Asiano Gammy Kawatu SE MSi, sebagai ketua panitia, berkesempatan memimpin rapat.

Dalam Rapat ini ditekankan di mana upacara Kemerdekaan RI hanya dihadiri oleh Gubernur Sulut selaku inspektur upacara, dan Wakil Gubernur, serta petugas upacara yaitu Ketua DPRD Provinsi Sulut yang akan membaca teks proklamasi.
Selanjutnya, Kakanwil Agama membaca doa. Selanjutnya untuk penggerek bendera ada tiga orang berikut anggota Forkopimda.

“Upacara kali ini tidak mengundang  ASN dan masyarakat,” ungkap Kawatu.

Kawatu yang didampingi Sekretaris Panitia, yang juga Kepala Biro Umum Clay Dondokambey turut membahas kesiapan rangkaian acara HUT Kemerdekaan RI. Intinya bahwa pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan ke-75 RI akan menerapkan protokol kesehatan.

Rapat yang turit dihadiri pejabat Pemprov Sulut serta panitia dari unsur TNI-Polri ini, Kawatu kembali menjelaskan bahwa, sebelum acara puncak, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan. Hal itu meliputi acara pembukaan, mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, apel kehormatan dan renungan suci, pemberian remisi, upacara bendera Kemerdekaan RI dan upacara serenade/penurunan bendera, di dalamnya ada acara gladi bersih.

Sementara itu, terkait dengan Detik- Detik Proklamasi dilaksanakan secara virtual di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

“Kepada masyarakat dimintakan untuk ikut ambil bagian ketika mendengarkan bunyi sirene sebagai tanda untuk berhenti sejenak dari aktivitas masing-masing. Selanjutnya mengambil sikap untuk mengheningkan cipta selama tiga menit pukul 11.17 Wita hingga 11.20 Wita. Terkecuali bagi masyarakat yang aktivitasnya berpotensi membahayakan diri sendiri atau orang lain,” tukasnya.

Upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-75 RI dan upacara penurunan bendera Sang Merah Putih, termasuk kegiatan lainnya, dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, sangat minimalis dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Diketahui, acara pembukaan akan dilaksanakan pada Jumat (7/8/2020) pukul 07.00 Wita, tempat Lapangan Kantor Gubernur, pakaian olah raga, peserta terbatas dengan agenda  laporan panitia, pelepasan burung merpati, olah raga/senam dan Doa.

Untuk itu Pemprov Sulut mengajak kepada masyarakat agar dapat terlibat secara aktif mengikuti upacara kemerdekaan baik lewat televisi kabel maupun secara live streaming.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here