Tomohon, Sulutreview.com – Kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) di Kota Tomohon, tepatnya di kebun Wawo memberikan angin segar bagi petani yang ada.
Pada kesempatan itu, Olly menyampaikan kabar gembira kepada seluruh petani Sulut akan rencana Pemprov Sulut menyiapkan asuransi pertanian.
Hal itu dilakukan untuk mencegah risiko kerugian yang dialami petani akibat gangguan hama yang dapat mengurangi hasil panen.
“Sekarang kita tengah merancang asuransi pertanian. Jadi kalo asuransi pertanian ini berjalan bagus, nanti pemerintah yang back up itu. Sehingga resiko tidak dialami petani. Sebab, bisa saja akan datamg musim hama yang menyerang petani yang dapat membawa kerugian tiga bulan. Makanya saat ini sedang kita pelajari, supaya ada asuransi pertanian yang pastinya akan bermanfaat bagi petani,” tukasnya.
Olly menambahkan, kalau rencana ini berhasil, maka di APBD tahun 2021 mendatang, petani akan dicover asuransi.
“Dengan begitu petani tidak akan rugi kalau dia gagal panen. Kita lagi susun ini kalau berhasil, maka petani Sulut tidak ragu untuk mengolah dan mengerjakan lahan pertaniannya. Demikian juga dengan generasi muda kita lebih banyak yang turun ke lapangan. Kalau sumber daya manusia maju, maka petani juga maju,” tandasnya.
Gubernur Olly menyebutkan, rencana pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan akan menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun yang akan ditempatkan di Bank SulutGo untuk mendukung kegiatan perekonomian termasuk di bidang pertanian.
“Ini cuma di Sulut, cuma Bank Sulut yang akan dapat. Artinya bukan semua bank daerah yang dapat. Sepeti Bank DKI, Bank Jabar, Bank Jatim tidak akan dapat. Hanya Bank SulutGo, itu karena apa? Karena pemerintah pusat percaya gubernur,” sebut Olly.
Olly mengungkapkan bahwa dirinya akan maksimal mengupayakan sehingga Bank SulutGo menjadi lebih baik. “Gubernur tidak menumpang di Bank SulutGo, apalagi ambil uang di Bank SulutGo. Makanya pemerintah pusat percaya. Karena pertumbuhan ekonomi Sulut di saat Covid-19 masih di level 4,2 %. Sementara daerah lain minus. Ini karena kita memiliki strategi yang pas,” urai Olly.
Olly kembali menegaskan bahwa petani akan dibantu oleh Bank SulutGo dengan bantuan dana Rp1 triliun dengan bunga yang murah.
“Pinjaman ini tidak sama dengan pinjam di bank-bank lain. Ada skema yang diatur. Supaya masyarakat mendapatkan pinjaman dengan bunga yang sangat murah sehingga bisa mendapatkan modal untuk usaha yang lebih baik,” tutup Olly.
Kegiatan di Tomohon turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan Pemkot Tomohon.(hil)













