Kotamobagu, Sulutreview.com – Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung sampai saat ini. Karenanya, menjawab kebutuhan warga yang terdampak Pemprov Sulut intens menyalurkan bantuan.
Kali ini wilayah yang disasar adalah Bumi Totabuan.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama istri, Ny Rita Tamuntuan melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (20/7/2020).
Dalam kunker tersebut Pemprov Sulut menyalurkan 3.210 paket sembako Covid-19 di Kecamatan Kotamobagu Timur dan 2.631 paket di Kecamatan Lolak. Total hingga kini, Pemprov sudah membagikan 10.741 paket sembako di Kotamobagu dan 9.528 paket di Bolmong.
Masih dalam kunjungan yang sama, Olly dan istri juga mencanangkan gerakan Mari Jo Bakobong sekaligus melakukan panen bawang dan mensosialisasikan Pergub Sulut No. 44 tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman (AKB M2PA) Covid-19.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi hasil panen bawang di Kotamobagu yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kita panen bawang yang jumlahnya mencapai 10 ton per hektar. Kalau harganyaRp50 ribu, maka 1 hektar sudah mendapatkan Rp500 juta. Kalau dikurangi
biaya tanam, biaya bibit dan lainnya sebesar Rp150 juta, maka masih dapat Rp350 juta per hektar dalam waktu 60 hari,” kata Olly sambil memotivasi para petani bawang.
Menurut Olly, ketersediaan komoditi bawang dan tanaman pangan lainnya mampu menekan inflasi sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi Sulut di tengah pandemi Covid-19.
“Ketika Sulut mengalami kekurangan stok bawang, kita meminta kiriman dari Brebes. Saya berharap petani bawang di Sulut tetap dapat diberdayakan dengan memenuhi kebutuhan daerah. Sehingga kita tidak berharap lagi dari luar Sulut,” ujar Olly sambil menambahkan pertumbuhan ekonomi di Sulut saat ini berada di posisi 4,2 persen pada semester I.
“Saya melaporkan ke Pak Presiden, bahwa pertumbuhan ekonomi Sulut, di tengah pandemi masih berada di angka 4,2 persen, sementara daerah lain sudah minus,” ujarnya.
Olly juga menjelaskan tentang Pergub Sulut No 44 tahun 2020 tentang Pedoman AKB M2PA Covid-19 (Adaptasi Kebiasaan Baru) sekaligus meminta warga disiplin mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.
“Pemprov Sulut sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur tentang Adaptasi Kehiasaan Baru menuju masyarakat yang produktif. Artinya kita harus menerima situasi kondisi saat ini yang lagi Covid-19. Tetapi kehidupan masyarakat yang produktif harus terus berlangsung,” tandasnya.
Olly juga menerangkan bahwa dengan berkurangnya kasus positif Covid-19 di Kotamobagu dapat mendorong Pemkot Kotamobagu lebih produktif namun tetap melaksanakan aturan yang ada.
“Puji Tuhan karena di Kota Kotamobagu yang terkena positif sudah menurun drastis. Meski demikian masyarakat harus tertib dan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” tandasnya.
“Pemerintah meminta masyarakat harus melaksanakan hidup berdampingan dengan Covid-19. Dan nanti setelah Inpres turun kita tindaklanjuti dengan Instruksi Gubernur juga,” sambungnya.
Usai kunker di Kotamobagu, Gubernur Olly bersama rombongan bergerak ke Bolmong untuk melaunching gerakan panen jagung manis dan mensosialisasikan Pergub Sulut No 44 tahun 2020 tentang Pedoman AKB M2PA Covid-19.
“Kita harus lakukan semua protap yang disampaikan oleh Pemerintah. Karena tugas pemerintah untuk mengatur hal-hal seperti ini,” kata Olly.
Gubernur Sulut juga menerangkan upaya pemerintah mempercepat penanganan Covid-19 dengan menyediakan fasilitas rumah singgah.
Olly menyampaikan jumlah positif Covid-19, jumlahnya terus bertambah. Bahkan hampir mendekati 2 ribu orang. Karena itu Pemprov akan menambah Lab PCR, sehingga proses pemeriksaan sampel dapat lebih optimal.
Olly mengimbau Bupati Bolmong menyiapkan rumah singgah sebagai tempat isolasi.
Lebih lanjut, Olly mengajak seluruh masyarakat Bolmong bersama-sama membangun Sulut.
Selain sembako, Pemprov juga membagikan bantuan lainnya diantaranya Al-Quran, bibit sayuran, alat mesin pertanian, alat catering dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Adapun, rangkaian kegiatan tersebut turut dihadiri, jajaran Forkopimda, Sekdaprov Edwin Silangen, Kepala Bank Indonesia perwakilan Sulut Arbonas Hutabarat dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.(hil)













