Maksimalkan Screening, Temuan Kasus Covid-19 di Sulut Makin Detail

0
309
Petugas surveilans usai melakukan screening rapid test di Dinkes Sulut

Manado, SULUTREVIEW

Kinerja tim surveilans Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kian masif dalam melakukan screening  dan pemeriksaan laboratorium.

Hal itu sebagai upaya tracing yang berkesinambungan. Makin hari makin detail, sehingga dapat diketahui lebih cepat. Sehingga efektif memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel MPH berpendapat, saat ini temuan kasus terus bertambah setiap harinya. Dan diperkirakan, akan menjadi puncak penemuan kasus.

“Dengan pemeriksaan yang masif sebagai upaya tracing atau melacak kontak erat risiko tinggi (KERT) akan efektif dalam memutus mata rantai penyebaran virus,” ujarnya.

Dia berharap setelah puncak, penyebaran virus diharapkan akan melandai. “Dan ini yang menjadi harapan bersama,” tukasnya.

Untuk saat ini, kinerja tim surveilans, dalam update epidemiologi pada Sabtu (30/05/2020) disebutkan telah ditemukan 16 kasus. Dengan demikian jumlah kasus yang ada tercatat 322 orang.

Untuk pasien yang dirawat ada 238 orang, kasus sembuh ketambahan 7 orang sehingga totalnya ada 47 kasus. Kasus yang meninggal ketambahan 2 orang, jadi sudah tercatat 37 orang.

“Kasus sembuh setelah dinyatakan negatif 2 kali, yakni kasus 58, 54, 55 dari Manado. Kmeudian 66, 70, 76 Minahasa dan 141 dari Bolmong,” ungkapnya sambil merinci jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 151 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 173 orang.

“Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Kandouw ada 43 orang, Bhayangkara 6 orang, Anugrah 3 orang, Wolter Monginsidi 30 orang, Sam Ratulangi 4 orang, Popundayan 6 orang, Walanda Maramis 7 orang, Boroko 1 orang, Manembo-nembo, Pancaran Kasih 27 orang, Datuk Binangkang 1 orang dan Bethesda 15 orang.

Berikut Detail 16 Temuan Kasus :

Kasus 307, perempuan 36 tahun asal Minahasa, salah satu tenaga kesehatan di faskes Minahasa

Kasus 308, perempuan 43 tahun kontak erat risiko tinggi (KERT) kasus 97

Kasus 309, perempuan 44 tahun asal Mdo KERT kasus 241

Kasus 310, laki-laki 57 tahun asal Manado naik status dari PDP yang meninggal dunia pada 20 Mei 2020

Kasus 311, laki-laki 19 tahun asal Manado, naik status dari PDP

Kasus 312, laki-laki 39 tahun asal Manado KERT kasus 93

Kasus 313, perempuan 37 tahun asal Manado KERT kasus 93

Kasus 314, perempuan 7 tahun asal Manado KERT kasus 93

Kasus 315, perempuan 6 tahun asal Manado, naik status dari PDP

Kasus 316, laki-laki 20 tahun Manado karyawan dari faskes

Kasus 317, perempuan Kotamobagu kerja di Bolmong KERT kasus 141

Kasus 318, pria 37 tahun Manado tenaga kesehatan

Kasus 319, perempuan 30 tahun asal Manado KERT kasus 318

Kasus 320, laki-laki 47 tahun asal Jateng hasil dari screening rapid

Kasus 321, laki-laki 55 tahun asal Manado naik status dari PDP

Kasus 322, perempuan 60 tahun asal Manado naik status dari PDP, tetapi sudah meninggal dunia pada 27 Mei komorbit hipertensi.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here