Bitung  

Fraksi PDIP Turun Lapangan Awasi Bantuan Covid-19 Di Sejumlah Kelurahan Di Bitung

Fraksi PDIP Bitung dipimpin Ketua DPRD Aldo Nova Ratungalo SE, melakukan pengawasan penyaluran Bantuan Covid disejumlah kantor Kelurahan.

Bitung, Sulutreview.com
Menyusul masih banyaknya riak-riak warga terkait penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak Covid di Kota Bitung yang diduga belum maksimal.

Membuat Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Kota Bitung terbangun untuk langsung meluncur di lapangan dalam mengawasi serta memastikan secara ketat akan mekanisme dan bahan-bahan apa saja yang disalurkan agar memang tepat sasaran disejumlah kantor Kelurahan di Kota Bitung.

Salah satu anggota Fraksi PDIP Rafika Papente bersama rekan-rekan di Fraksi PDIP mengutarakan bahwa tujuan dari aksi ini dalam rangka untuk menjawab akan harapan masyarakat agar benar-benar penyaluran dapat berjalan secara tepat sasaran dilapangan.

“Sekarang sudah masuk tahap ke-2, dan kita akan terus melakukan pengawasan agar bantuan bisa merata dan tepat sasaran,” kata Papente.

Rafika menambahkan, dengan turunnya anggota Fraksi PDIP ke sejumlah Kelurahan ini bukan untuk mencari kesalahan pihak penyalur, menurutnya, pihaknya hanya memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Rafika juga mengatakan, dana APBD adalah hak dari seluruh masyarakat, sehingga masyarakat juga punya peranan penting untuk turut mengawasi bantuan-bantuan yang notabene diambil dari APBD.

“Sesuai arahan Presiden, bahwa penyaluran bantuan harus transparan dan dipastikan bisa sampai ke warga yang terdampak apalagi yang sudah terdata,” ujarnya.

Secara terpisah Ketua DPRD Bitung pun langsung turun lapangan sembari menyampaikan bahwa penyaluran bantuan kepada masyarakat harus diawasi, sehingga pihaknya bersama rekan-rekan Fraksi PDIP turun langsung.

Bukan apa-apa sebab tugas DPRD salah satunya adalah pengawasan.

Nah karena bantuan ini adalah merupakan anggaran dari APBD Bitung tentu pihaknya wajib untuk melakukan pengawasan akan bantuan ini untuk memastikan semuanya telah tersalur kepada masyarakat atau belum.

Ketua DPRD Bitung ini terlihat sedikit geram dengan mendengar masih adanya riak-riak warga dan netizen tentang penyaluran yang diduga masih belum tepat sasaran. “Mengingat anggaran yang digeser oleh Pemkot Bitung tidak sedikit, yaitu 81,7 milyiar,” tegasnya.

Dirinya mengatakan bahwa memang sebagai wakil rakyat perlu juga masyarakat untuk menjadi social control, “agar anggaran yang nilainya sangat fantastis yaitu 81.7 miliar tersebut bisa digunakan sesuai peruntukannya,” kata Aldo.

Diketahui dalam pengawasan bantuan ini Ketua DPRD melakukan kunjungan Kantor Camat Girian, Kantor Lurah Girian Indah, Kantor Lurah Wangurer Barat, Wangurer Timur dan Paceda dan Madidir Unet. “Saya menghimbau agar seluruh Kelurahan wajib untuk menempel data penerima bantuan Covid-19 dari pemkot Bitung sebagai wujud transparansi ke masyarakat. Kami pun sebagai wakil rakyat sangat terbuka jika ada masalah dalam bantuan Covid di Bitung silahkan sampaikan ke kantor DPRD,” tandasnya.

Sementara itu Rafika Papente dan Geraldi Mathias Efraim Mantiri SE serta Maikel Walewangko melakukan pengawasan di Kecamatan Matuari yaitu di Kelurahan Sagerat.

Selain itu Benno Mamentu juga melakukan aksi turun lapangan di sejumlah kantor Kelurahan di wilayah Kelurahan Pateten.

“Aksi ini akan terus berlanjut di seluruh Kecamatan dan Kelurahan di Kota Bitung sebagai bentuk aksi untuk memastikan akan penyaluran bantuan ini agar dapat tersalurkan kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” ujarnya.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *