Miliki Penyakit Penyerta, 12 Pasien Covid-19 di Sulut Meninggal

dr Steaven Dandel MPH

Manado, SULUTREVIEW

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel MPH merinci bahwa jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal sudah mencapai 12 orang.

Menurut Dandel, kematian PDP tersebut disebabkan, pasien memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, ginjal, jantung, diabetes dan lainnya.

“Kemarin meninggal satu orang PDP, dan hari ini satu orang lagi meninggal. Jadi jumlahnya ada 12 orang PDP,” kata Dandel pada video conference Senin (14/04/2020).

Lanjut kata Dandel, status PDP dinyatakan ketika ada pasien yang mengeluhkan sakit dengan ciri-ciri Covid-19, seperti sesak nafas. Jadi meski tidak ada latar belakang melakukan perjalanan, tetap dilakukan pemeriksaan torax, untuk mengetahui adanya pneumonia.

“Contohnya saja pasien yang komplikasi dan infeksi bisul yang lalu adalah PDP. Dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata negatif. Namun karena masuk PDP maka penanganan jenazah mengikuti prosedur Covid-19,” jelasnya.

Berdasarkan perkembangan Covid-19, sambung Dandel, saat ini terdapat 40 PDP dan 276 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dengan rincian, 22 orang dirawat di RSUP Kandou, Bayangkara 2 orang, RSUD Anugerah Tomohon 6 orang, RSU Mongisidi Teling 2 orang, Sam Ratulangi Tondano 3 orang, Liunkendage 1 orang, Popundayan Kotamobagu 1 orang, Walanda Maramis 2 orang dan Bolmut 1 orang.

“Sesuai distribusi, Manado ada 7 orang, Minahasa 7 orang, Minut 6 orang, Tomohon 6 orang, Bolmut, Bolsel, Sangihe dan Kotamobagu masing-masing 1 orang. Sementara yang menunggu verifikasi 9 orang,” ujarnya sembari menambahkan untuk pasien terkonfirmasi positif jumlahnya tetap 17 orang.

“13 dirawat, 2 sembuh dan 2 meninggal,” ujarnya.

Sementara itu, untuk hasil surveilens laboratorium ada 264 orang. Rapid Test 6 orang reaktif. Swab 7 orang yang dikirim masih menunggu hasil.

“Sampai saat ini, masyarakat yang menghubungi hotiline Satgas Covid ada 19 orang. Mereka melakukan konsultasi. Selanjutnya, 35 orang berkunjung ke Satgas Covid. Berikut 302 orang yang telah melakukan perjalanan. Dengan demikian sejak 18 Maret sampai 13 April yang telah dinotifikasi ada 24,544 orang,” beber Dandel.

“Untuk rumah singgah, ada 33 orang yang merupakan pelaku perjalanan,” imbuhnya.(hil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *