Imbas Corona, Bantuan Bank Dunia Untuk PDAM Bitung ‘Tergganggu’

0
163

Raymond Luntungan ST MT (foto Istimewa Sulutreview.com)

Bitung, Sulutreview.com
Pandemi Virus Corona Covid-19 yang terus saja menjalar diberbagai belahan Dunia, termasuk di Indonesia. Tidak hanya membahayakan manusia saja. Akan tetapi sektor perekonomian dan juga bantuan-bantuan dunia untuk Indonesia pun sangat berpengaruh.

Diketahui memang bantuan Bank Dunia kepada pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dua Sudara Kota Bitung pun dikabarkan terganggu imbas virus Corona yang melanda Dunia saat ini.

Sebagaimana diketahui, memang  pada beberapa tahun lalu, pihak Bank Dunia sudah terjalin kerjasama dengan pihak PDAM Bitung dan akan membantu akan dalam pemberian fasilitas untuk perkembangan penyaluran air di Kota Bitung agar dapat berjalan secara full 1X24 jam.

Apalagi bocoran diperoleh pihak PDAM Bitung telah telah mengajukan proposal sebesar 42.8 miliar dan telah diteliti bahkan perwakilan Bank Dunia telah datang untuk mengsurvey lokasi di Kota Bitung menindaklanjuti akan bantuan yang mereka akan bantu demi kemajuan akan service exellent kepada pelanggan air bersih di Kota Bitung.

Namun untuk saat ini pihak Bank Dunia dikabarkan masih belum intens terkait bantuan ke PDAM dikarenakan imbas Virus Covid-19 yang masih melanda saat ini secara masih di Dunia saat ini termasuk Sulut dan Indonesia.

Direktur PDAM Duasudara Kota Bitung Raymond Luntungan ST MT ketika dikonfirmasi wartawan Sulutreview.com Kamis (02/04/2020) tak menampik kabar tersebut. Menurutnya sebetulnya pihak Bank Dunia sudah sementara melakukan kajian lebih ketat dan mendalam akan bantuan ke PDAM Duasudara Bitung. “Akan tetapi memang pengaruh Virus Corona sangat mengganggu sehingga sampai saat ini masih menunggu akan virus ini meredah,” ujar mantan Ketua KNPI Kota Bitung ini.

Raymond menambahkan memang untuk mendapatkan bantuan dari Bank Dunia tidaklah segampang membalikan telapak tangan, sebab sangat banyak syarat yang harus pihaknya wajib penuhi salah satunya membuat Detail Engginering Design (DED) serta wajib ada dokumen lingkungan hidup dan itu wajib kami harus penuhi. “Kabar terakhir yang kami melakukan konfirmasi bahwa pihak Bank Dunia masih menghentikan sementara akan prosesnya sebab imbas Virus Covid-19,” ujarnya sembari berharap semoga penyebaran ini akan segera cepat berlalu.

Kendati begitu, Raymond menegaskan kerjasama dengan Bank Dunia tetap terus berjalan. “Hanya saja untuk sementara ini masih menunggu virus corona ini redah pasti bantuan Bank Dunia untuk PDAM pasti akan terus dilanjutkan,” tegasnya.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here