BAN Liow Sebut Abpednas, Aslinmas & Srikandi Jaga Desa Menjadi Mata & Telinga Masyarakat

Bitung, Sulutreview.com– Usai menghadiri Penguatan Struktur Organiasi Abpednas (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional), dan Aslinmas (Asosiasi Satuan Perlindungan Maayarakat) serta Srikandi Jaga Desa di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung pada Kamis (15/10/2026)

Membuat Ir. Stefanus B.A.N. Liow, M.A.P. selaku Ketua DPD ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Sulawesi Utara langsung menemui puluhan wartawan di Kota Bitung di salah satu Cafe untuk sharing sambil ngopi.

BAN liow yang dikenal akrab dengan kalangan jurnalis di Sulut termasuk Kota Bitung menyampaikan seluk beluk dibentuknya tiga organisasi yang dibentuk oleh Kejaksaan Agung RI ini.

Menurutnya tiga asosiasi ini merupakan penyanggah penting dalam melakukan tindakan preventif terhadap gejolak ditengah-tengah masyarakat misalnya tawuran antar kampung serta hal-hal yang berbau menganggu ketentraman dan keamanan ditengah-tengah masyarakat.

Makanya para anggota tiga wadah Abpednas, Aslinmas dan Srikandi Jaga Desa ketika memberi diri menjadi anggota dapat bekerja maksimal dintengah-tengah masyarakat serta berkoordinasi dengan jajaran aparat pemerintah setempat.

Ingat 3 Wadah ini akan menjadi mata dan telinga masyarakat dimana usahakan ketika ada denyut gejolak ditengah masyarakat usahakan anggota tiga wadah ini sudah melakukan upaya supaya hal-hal yang mengganggu kambtibmas tidak dapat di proteksi agar tidak terjadi serta menjadi pelindung dan mengayomi masyarakat.

Sebab terkait kepengurusan tiga wadah ini, masing-masing organisasi memiliki bidang-bidang sesuai kebutuhan.

Misalnya, ada sebelas bidang dalam kepengurusan. Setiap bidang dapat diisi dua hingga tiga orang, atau disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Ada pula struktur yang menggunakan wakil ketua dengan pembagian bidang sesuai tugas dan fungsi masing-masing.Saat ini, pembentukan kepengurusan sudah sampai pada tingkat kecamatan.

Ada tiga organisasi yang dimaksud, berfokus pada desa dan kelurahan. Sementara itu, ASLIMAS merupakan singkatan dari Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat, yang berperan sebagai wadah bagi unsur perlindungan masyarakat.

Untuk kepengurusan ASLIMAS di tingkat kabupaten/kota, diperlukan koordinasi dengan pemerintah daerah.

“Karena itu, unsur Satpol PP maupun Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dapat dilibatkan dalam struktur kepengurusan sesuai ketentuan organisasi. Perkembangan Kepengurusan di Sulawesi Utara
Di Provinsi Sulawesi Utara, kepengurusan ABPEDNAS, Srikandi, dan ASLIMAS telah dilantik atau dikukuhkan. Khusus APEKNAS, kepengurusan di 12 kabupaten/kota telah terbentuk, meskipun sebagian masih menunggu pelantikan.

Kendati demikian, sejumlah program organisasi sudah mulai berjalan.
Sebagai contoh, setelah pelantikan di Kota Manado, Abpednas turut melaksanakan kegiatan bantuan air bersih di tiga wilayah, yakni Bunaken, Siladen, dan Manado Tua.

Di Kota Bitung, Abpednas bersama Srikandi dan ASLIMAS juga telah membagikan masker kepada masyarakat sebagai respons terhadap kabut asap. Walaupun terlihat sederhana, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kebutuhan dan keselamatan masyarakat.

Peran Strategis Ketiga Organisasi
Abpednas menjadi wadah untuk berhimpun dan menyalurkan aspirasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Sementara itu, ASLIMAS berperan dalam mendukung perlindungan masyarakat.

Ketiga organisasi tersebut diharapkan menjadi mitra strategis kejaksaan dan pemerintah daerah dalam mengidentifikasi serta merespons berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Organisasi-organisasi ini harus menjadi mata dan telinga masyarakat untuk melihat persoalan kemasyarakatan, telinga untuk mendengar aspirasi masyarakat, dan mulut untuk menyampaikan serta menyalurkan aspirasi tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang.

Dengan demikian, keberadaan organisasi tidak hanya sebatas pembentukan struktur
kepengurusan, tetapi juga harus diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Diakhir sharing panjang lebar sampai mengnai pemilihan Pelayan Khusus (Pelsud) Gmim dan ngopi dengan kalangan wartawan BAN Liow menyempatkan diri foto bersama dan pamit untuk beranjak ke Kota Tomohon.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *