Chrisye Sarankan Penanganan Covid-19 Harus Seimbang Dengan Kondisi Perekonomian Masyarakat

0
241

Chrisye Lengkong (kanan)

Sulutreview.com
Bitung- Menyikapi penanganan pencegahan akan adanya Pandemi Virus Covid-19 yang saat ini masih saja terjadi secara masif di Indonesia termasuk Sulut dan Kota Bitung.

Jajaran tokoh pemuda di Kota Bitung mengapresiasi akan gerak cepat Pemkot Bitung yang telah melakukan antisipasi Pandemi Virus Corona dengan melakukan aksi penyiraman disinfektan dan pembagian masker dan aksi lainya.

Akan tetapi salah satu pimpinan Organisasi Masyarakat di Kota Bitung Chrisye Lengkong memberikan Golden Advice atau saran emas untuk Pemkot Bitung agar dapat peka dengan realitas kondisi dimasyarakat khususnya akan realita perekonomian kepada warga yang kondisi menengah kebawah apalagi masyarakat miskin yang bisa dibilang penghasilan yang mencari harian tentu sangat terpukul dengan kondisi saat ini. “Selain perhatian dalam penanganan Covid-19 ini, akan lebih baik lagi jika pemerintah Kota Bitung juga dapat memikirkan akan kondisi kesejahteraan masyarakat miskin,” ujarnya.

Chrisye pun memberikan solusi contohnya seperti pembagian sembako yang datanya dapat di maping secara ketat disetiap Kelurahan yang ada untuk dibagikan sembako secara tepat sasaran.

Anak dari mantan Calon Wakil Walikota Bitung ini yaitu dr Dirk Lengkong ini mengatakan bahwa pihaknya meminta juga dalam menangkis Pandemi Covid-19 di Bitung ini sangat perlu untuk menutup akses laut dan darat dalam mencegah akan orang diluar Bitung yang akan masuk. “Contohnya jalur laut kapal penumpang agar dapat ditutup dan akses masuk Sagerat dan wilayah Ranowulu perbatasan Minut untuk sementara diawasi akan arus masuk orang luar agar diperketat dengan memeriksa suhu tubuh dan menyiram disinfektan khusus untuk orang Bitung jika dari luar Bitung jangan dulu diperkenankan masuk,” saran Tokoh Pemuda yang masih jomblo ini.

Disisi lainya Chrisye menyentil kepada organisasi-organisasi masyarakat lainya yang membantu masyarakat untuk penyemprotan-penyemprotan disinfektan agar sebelum melakukan aksi harus dilakukan screening di Dinas Kesehatan agar benar-benar cairan disinfektan benar-benar sesuai standard kesehatan. “Hal ini bukan menyorot atau like and dislike namun hal ini sangat penting untuk kita lakukan dalam melindungi kesehatan masyarakat juga. Sebab takutnya jika takaran campuran disinfektan ini berlebihan akan membuat bukan memberikan proteksi kesehatan namun sebaliknya kepada warga dalam menjadikan warga tidak sehat,” pungkasnya.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here