Olly Ajak Masyarakat Sulut Ganti Jabat Tangan dengan Salam Corona

0
14606
Gubernur Olly saat melakukan salam Namaste.

Manado, SULUTREVIEW

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengajak masyarakat untuk melakukan salam Corona, sebagai pengganti kebiasaan berjabat tangan.

Kali ini salam Corona yang ditunjukkan Olly adalah salam namaste. Yakni, kedua telapak tangan yang diimpitkan atau dirapatkan di depan dada.

Salam tersebut kata Olly, tidak mengurangi rasa hormat, mengingat kondisi saat ini yang sedang dilanda Covid 19.

“Salam ini untuk mengganti kebiasaan berjabat tangan. Karena untuk mencegah penyebaran virus Corona,” katanya saat melepas peserta lari 5K dalam Pekan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Nasional 2020, yang digagas Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulut di lokasi Pohon Kasih kawasan Mega Mas, Sabtu (14/03/20203).

Olly juga mengatakan agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat.

“Tetap utamakan hidup sehat, sebab kalau berjabat tangan bisa saja ada risikonya. Tetapi dengan salam Namaste dapat mengantisipasi penyebaran virus,” tukasya.

Pada pertemuan itu, Olly bersama sejumlah jajarannya melakukan salam Namaste ketika bersua dengan jajaran perbankan yang memeriahkan Pekan QRIS Nasional 2020.

Lebih jauh, Olly meminta segenap stakeholder, baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap elemen masyarakat untuk bersatu hati berdoa, memohon dan meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Ésa untuk menjaga dan melindungi warga Sulut dan Indonesia terhindar dari pandemi virus Corona.

“Mari kita segenap masyarakat Sulut di mana pun berada, kita bersatu hati berdoa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk melindungi dan meluputkan kita dari wabah virus Corona yang sedang melanda dunia. Kita yakin dengan iman percaya, doa kita menjadi kekuatan untuk menjalani kehidupan ditengah-tengah situasi dan kondisi saat ini,” ujar Gubernur Olly.

Lebih lanjut, Gubernur menyerukan kepada seluruh masyarakat Sulut agar tidak panik dan tetap tenang dengan berbagai pemberitaan saat ini namun tetap waspada dengan situasi ini.

“Masyarakat harus tetap tenang, tidak panik dan tidak mudah terprovokasi dengan pemberitaan. Harus dicek apakah benar atau hoax. Selain itu masyarakat harus menerapkan pola hidup sehat menjaga imun tubuh, konsumsi makanan bergizi sayuran dan buah-buahan,” imbuh Gubernur Olly.

Selain itu, gubernur juga menyarankan agar masyarakat juga mulai menghindari keramaian yang berpotensi menyebabkan terkena virus tersebut.

“Keramaian atau kegiatan yang tidak perlu supaya dikurangi dulu sembari menjaga pola hidup sehat di rumah dan lingkungan sekitar,” tambah gubernur seraya kembali memotivasi segenap masyarakat Sulut tidak cemas berlebihan tetapi harus waspada dan mejadikan situasi ini sebagai momentum memulai pola hidup sehat sebagai gaya hidup sehari-hari.

Lebih lanjut, gubernur manyampaikan jika ada isu-isu yang beredar terkait ada warga Sulut yang suspect Corona, jangan langsung terprovokasi dan menyebarkan karena jika ada perkembangan terbaru, pasti disampaikan secara resmi oleh pemerintah melalui instansi terkait yakni Dinas Kesehatan. Mengenai fasilitas kesehatan Pemda juga terus berkoordinasi agar pihak Rumah Sakit tetap siaga dan menyiapkan fasilitas terbaik.

“Jadi sekali lagi saya imbau kepada rakyatku, mari torang bersatu hati berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, jaga kebersihan dan rajin berolahraga serta jadikan pola hidup sehat sebagai gaya hidup, tidak terprovokasi berita hoax dan kurangi keberadaan dan kegiatan di lokasi keramaian. Niscaya Tuhan selalu beserta kita,” tutup Olly.

Sebelumnya terkait penyebaran virus Corona, pemerintah telah menghentikan sementara penerbangan Cina-Manado, demikian juga sebaliknya.

Bahkan untuk bandara Sam Ratulangi Manado, guna mengantisipasi penyebaran virus telah melakukan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan dan pembersihan fasilitas lainnya dengan desinfektan.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here