Menpar Seriusi Progress Pariwisata Sulut di Tengah Guncangan Corona

0
295
Menpar RI Wishnutama bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Jakarta, Sulutreview.com

Hantaman virus Corona yang sempat mengguncang dunia, secara langsung turut berpengaruh terhadap pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut).

Berbagai upaya dan terobosan dilakukan, bahkan Menteri Pariwisata RI Wishnutama, di moment khusus mengundang Gubernur Olly untuk membahasnya dalam diskusi di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Pada pertemuan tersebut Menpar konsen pada pengembangan destinasi pariwisata Sulut.

Hal ini sejalan dengan komitmen Gubernur Olly dalam memajukan pariwisata di Sulut, yang tak perlu diragukan lagi.

Olly sangat serius mengelola potensi pariwisata di Bumi Nyiur Melambai. Pasalnya potensi pariwisata sangat signifikan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi sebuah daerah yang secara otomatis juga meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pada roadmap pariwisata Sulut, telah dibuat dan disiapkan secara terencana, terintegrasi. Bahkab dilaksanakan secara berkesinambungan hingga ditetapkannya, Sulut sebagai sebagai salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

“Sektor pariwisata Sulut terbukti mampu meningkatkan investasi, menciptakan lapangan pekerjaan dan membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui pengembangan industri dan jasa pariwisata bertaraf internasional,” kata Olly seperti dikutip staf khusus bidang pariwisata, Dino Gobel.

Menariknya, pada pertemuan tersebut, juga dibahas sejumlah hal lainnya. Yakni upaya untuk mendorong bergairahnya sektor pariwisata domestik Sulut, dengan kebijakan diskon tiket pesawat kepada wisatawan yang berkunjung ke Sulut.

“Diskon pesawat ini merupakan satu upaya untuk menggenjot kunjungan wisatawan lokal, untuk datang ke Sulut. Dengan demikian hotel-hotel akan tetap terisi,” tambah Gobel.

Lebih penting, Olly dan Menpar juga membahas progress pembangunan KEK Pariwisata Likupang. Di mana KEK Likupang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo melalui terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 84 Tahun 2019.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here