Kunker di BMR, Olly Kucurkan Bantuan Infrastruktur dan Sosial Bernilai Miliaran 

0
408
Saat kunker, Gubernur Olly didampingi istri tercinta Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dan Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven OE Kandouw bersama Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen SE MS dan jajaran.

Bolmong, SULUTREVIEW

Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE, melakukan kunjungan kerja (kunker) di Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya pada tanggal 22-25 Februari 2020.

Banyak hal menarik yang dilakukan Olly, tak hanya sekedar hadir dan menyapa masyarakat dan pemerintah yang ada, tetapi Olly terjun langsung dan melihat kebutuhan masyarakat.

Baik itu pembangunan infrastruktur fisik hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang perlu didukung melalui dana maupun moril.

Bantuan bernilai miliaran pun mengalir, karena sesungguhnya Olly ingin membuktikan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat.

Saat kunker di Desa Durian Sinonsayang, Olly didampingi istri tercinta Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dan Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven OE Kandouw bersama Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen SE MS dan jajaran.

Di desa tersebut, Olly dan rombongan beribadah bersama jemaat dalam ungkapan syukur HUT ke-25 GMIM Betlehem Durian Sinonsayang dan melakikan peletakkan batu pertama pembangunan Konsistori GMIBM Siloam Nonapan.

Olly bersukacita bersama dalam ibadah di HUT ke-25 GMIM Betlehem Durian Sinonsayang

Gubernur Olly juga menghadiri pertemuan dengan jemaat GMIBM Galilea Mariri Baru untuk melakukan penutupan kegiatan Remaja Bermazmur dan HUT GMIBM Imanuel Inobonto.

Peletakkan batu pertama pembangunan gereja.

Kunjungan maraton juga dilakukan Olly dengan menghadiri syukur Tulude jemaat GMIBM Eben Haezar Labuan Uki bersama Pusat Pengembangan Anak Cluster Bolmong, peresmian menara gereja GMIBM Hermon Baturapa Kabupaten Bolmong.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah, Olly memberikan bantuan hibah dana Rp500 juta untuk GMIBM.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota hibah yang dilaksanakan di GMIBM Paulus Pusian, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (23/2/2020).

“Pemerintah hadir di tengah masyarakat, untuk memberikan ruang gerak bagi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan. Jadi bukan untuk menyusahkan. Demikian pemerintahan ODSK selama empat tahun telah menjalankan pemerintahan sesuai visi misi,” kata Olly.

Olly menyebut sejumlah pembangunan infrastruktur yang dikerjakan di Bolmong sebagai salah satu bukti komitmen ODSK.

“Pembangunan infrastruktur sudah diselesaikan. Demikian juga bidang kesehatan sudah dibangun pusat kesehatan Bolmong Raya di Kota Kotamobagu. Jadi saat ini sudah ada rumah sakit,” ucap Olly.

“Ini suatu hal yang sangat baik dan menjadi tugas pemerintah supaya masyarakat merasa terlayani,” sebutnya.

Melalui sinergitas Pemprov Sulut dengan pemerintah kabupaten dan kota, dimaksudkan agar Sulut semakin maju dan sejahtera.

“Di bidang ekonomi secara merata pertumbuhan ekonomi di Sulut di atas rata-rata nasional. Ini tidak gampang untuk menurunkan dua digit dalam kemiskinan. Menurunkan kemiskinan dua digit tidak sesederhana itu, tapi puji Tuhan karena dukungan masyarakat maka pertumbuhan ekonomi terus membaik dalam empat tahun ini,” ungkap Olly.

“Itulah yang menjadi harapan kita ke depan. Dukungan Pemkab Bolmong dan masyarakat bersama tokoh-tokoh agama, gereja untuk bekerja sama dengan pemerintah. Semua akan berhasil dan bisa kita kakukan bersama apabila kita berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan diri kita, berdamai dengan sesama dan berdamai dengan alam sekitar,” tutup Olly.

Diketahui, sebelum penandatanganan hibah di GMIBM Paulus Pusian, Gubernur Olly didampingi Walikota Kotamobagu Tatong Bara meresmikan Gedung Gereja GMIBM Musafir Genggulang Kotamobagu.

Kunker kembali dilanjutkan dengan kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se Kabupaten Bolmong, guna memperingati hari lahir BKMT ke-39 dan Tasyakuran empat tahun kepemimpinan Olly Dondokambey-Steven OE Kandow (ODSK), serta peringatan menyambut Isra Mi’raj 1441 Hijriyah, dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulut yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bolmong. Masing-masing kepada LPTQ, Dewan Masjid Sulut, penerangan jalan umum tenaga surya di 40 titik di Kabupaten Bolmong senilai Rp1 miliar. Bantuan juga diberikan melalui pemasangan listrik gratis 450 watt untuk 100 rumah tangga miskin di Bolmong senilai Rp270 juta.

Gubernur berbaur bersama umat Muslim.

Olly juga pada kesempatan yang sama melakukan peletakkan batu pertama pembangunan konsistori GMIBM Sion Langagon.

Olly menyampaikan, sangat bersyukur karena dapat bersua dan bertatap muka dengan masyarakat.

“Semoga meomentum ini dapat semakin mempererat ikatan tali silaturahim dan persaudaraan, serta meningkatkan kualitas iman dan semakin memantapkan komitmen kita semua untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa tercinta,” katanya.

Sebagai masyarakat Sulut, Olly mengatakan hidup dalam landasan yang menjunjung tinggi toleransi.

“Masyarakat yang ada di Provinsi Sulut ini terbangun di atas kemajemukan dengan stabilitas keamanan yang terkendali. Harmonisasi kehidupan masyarakat lahir di tengah-tengah pluralitas, yang meliputi etnis, religi, budaya dan adat istiadat. Sehingga hal ink telah mengantarkan Provinsi Sulut sebagai salah satu daerah yang teraman di Indonesia. Mari kita jaga kehidupan yang rukun, saling menghargai dan meghormati perbedaan,” jelas Gubernur Olly.

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan gubernur dan rombongan.

“Saya menyampaikann terima kasih kepada Pak Gubernur bersama rombongan, karena di tengah-tengah kesibukan dan agenda yang begitu padat, tetap meluangkan waktu dan berkunjung untuk menghadiri kegiatan bersama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bolmong,” ucap Bupati.

Bupati juga menyampaikan, selamat menyongsong peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah kepada seluruh umat Muslim di Sulut, khususnya di Bolmong.

“Selamat hari lahir BKMT ke-39 kepada ibu-ibu BKMT se Sulut dan sukses empat tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. Saya ingin sampaikan bahwa, jargon Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (OD-SK), kami di Kabupaten Bolmong yang terdiri dari 200 desa dan dua kelurahan, juga mempunyai jargon OD-SK yaitu Orang Desa Saudara Kami. Karena semua yang hadir hari ini berasal dari seluruh desa di Provinsi Sulut yang sangat mencintai dan mendambakan jargon OD-SK,” terang bupati.

Yasti juga mengapresiasi kemajuan Sulut selama 4 tahun di bawah kepemimpinan ODSK dengan jargon ODSK dalam menurunkan angka kemiskinan di Sulut.

“Jadi kalau angka kemiskinan disesuaikan dengan jargon itu untuk 5 tahun lagi maka bisa dipastikan tak akan ada lagi orang miskin di Sulut. Kuncinya kepemimpinan ODSK harus dilanjutkan lagi,” kata Yasti.

Lanjut Yasti, pembangunan infrastruktur di Bolmong juga selalu diperhatikan Gubernur Olly. Angggaran waduk yang sebelumnya hanya mendapat dana Rp 800 milliar, kini bertambah naik drastis jadi Rp 1,9 triliun.

“Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Sulut pun berangsur bahkan di atas rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5 persen. Jadi Kalau OD-SK lanjutkan kepemimpinan 5 tahun lagi, maka panjang landasan pacu Bandara Loloda Mokoagow dari 1800 meter bakal menjadi 3000 meter,” tandas Yasti.

Pada lawatannya ke Kotamobagu, Olly juga menyempatkan mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Popundayan, Minggu, (23/02/2019).

Selain meninjau ruang Unit Gawat Darurat (UDG), rombongan Gubernur yang ditemani Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, juga meninjau banguan di Tower A dan B.

Gubernur mengunjungi RSUD BMR Kotamobagu.

Diketahui, RSUD Kotamobagu kini menjadi rumah sakit rujukan di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Sehingga pihak manajemen RSUD Kotamobagu terus memaksimalkan pelayanan karena salah satu program Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu, demi melayani masyarakatnya.

Gubernur Olly juga meresmikan dan penandatangani prasasti sejumlah proyek DAK Fisik 2019 SMA/SMK/SLB di wilayah Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Utara dan Sitaro yang dipusatkan di SMKS Cokroaminoto Kotamobagu pada Senin (24/02/2020).

Olly berharap semua berkomitmen untuk membawa Sulut lebih hebat dan maju ke depan

” Mutu pendidikan di Sulut akan meningkat kalau kita benar-benar kosentrasi maju bersama membangun pendidikan,” kata Olly.

Gubernur mengunjungi SMKS Cokroaminoto.

”Para kepsek harus melahirkan sumber daya manusia unggul, menuju Sulut hebat dan Indonesia maju,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, dr Grace Punuh MKes mengatakan, sangat bersyukur Gubernur memberikan waktu untuk meresmikan sejumlah proyek DAK Fisik 2019 SMA/SMK/SLB yang dipusatkan di SMK Cokroaminoto Kotamobagu.

”Proyek DAK Fisik 2019 yang diresmikan Gubernur Olly adalah sekolah SMA/SMK/SLB yang berada di wilayah Kota Kotamobagu, Bolsel, Bolmong, Boltim, Bolmut dan Sitaro,” jelasnya.

Walikota Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wagub Sulut yang terus memberikan saran, masukan, dan bantuan dana kepada Pemerintah Kotamobagu pada khususnya dan BMR pada umumnya.

“Hari ini kita menyaksikan penandatanganan prasasti proyek Dinas Pendidikan Sulut bagi SMA dan SMK se-BMR dengan anggaran 41 miliar yang merupakan bukti nyata  keseriusan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wagub Sulut di BMR menuju SDM Unggul, Sulut Hebat dan Indonesia Maju”ungkapnya.

Walikota Tatong, mengharapkan, agar berbagai  program kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulut dapat ditingkatkan di BMR dan kotamobagu pada khususnya.

“Bantuan untuk RSUD kotamobagu telah mencapai 50 milyar telah di serahkan oleh pemerintah Sulut dan untuk pembangunan jalan lingkar dengan anggaran mencapai Rp1 triliun merupakan dukungan gubernur dan wagub,” tegasnya.

Gubernur Olly dan wagub Steven juga melakukan panen padi dan jagung bersama kelompok tani dan nelayan di Desa Kopandakan 2 Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolmong, Senin (24/2/2020).

Orang nomor satu di Sulut ini, berharap produksi jagung melimpah bahkan menjadi komoditas yang mampu memenuhi permintaan ekspor.

Gubernur panen padi bersama petani.

“Apabila produksi melimpah, maka jagung kita dapat memenuhi permintaan ekspor. Hal ini akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat dan petani khususnya,” ungkap Olly.

Olly juga mengatakan kehadiran pemerintah secara hakiki adalah untuk kesejahteraan rakyat.

“Mari isi pembangunan ini dengan potensi sumber daya yang ada di daerah kita. Jangan kita bangga kalau dapat mendatangkan dari luar,” tukasnya sambil menambahkan bahwa melalui visi misi serta program ODSK dapat menjabarkan program Presiden Jokowi.

“Terutama dalam upaya mensejahterakan masyarakat yang ada di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara. Karena kehadiran pemerintah saat ini untuk rakyat. Mari kita isi pembangunan di daerah ini dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Pada saat yang sama, ODSK mencanangkan “Sikomandan” (sapi kerbau komoditas andalan negeri) selanjutnya melakukan panen padi mengggunakan combine harvester.(eda)

(Advertorial Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Daerah Provinsi Sulawesi Utara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here