Dihantam Virus Corona, Pendapatan Non Aeronautika AP I Bandara Sam Ratulangi Terbaik

0
596
GM AP I Bandara Sam Ratulangi Minggus ET Gandeguai saat memotong tumpeng

Manado, SULUTREVIEW

Meski diterpa kelesuan akibat hantaman virus Corona yang berpengaruh terhadap pengurangan flight dari sejumlah maskapai, namun PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi, berhasil menunjukkan torehan prestasi.

Tak tanggung-tanggung, dari sisi pendapatan non aeronautika, AP I Bandara Sam Ratulangi melaju sebagai terbaik dua setelah Bandara Ngurah Rai Bali.

“Peringkat kinerja pendapatan kita, ranking dua setelah Bali. Kinerja pendapatan untuk non aeronautika kami tumbuh 9 persen. Sementara untuk Makassar, Balikpapan masih di bawah Manado,” ungkap General Manager (GM) AP I Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus ET Gandeguai di Fun Night HUT ke 56 di halaman kantor AP I, Sabtu (22/2/20).

Menariknya, HUT ke 56 AP I Bandara Sam Ratulangi menjadi catatan penting. Pasalnya, pada momen ini, dituntut untuk tumbuh dalam terobosan dan inovasi, melalui tagline ‘Growing Through Innovation’ yang diunggulkan.

“HUT ke 56 AP I Bandara Sam Ratulangi Manado ini menjadi spesial, pertama karena kami dibebankan untuk melakukan pembangunan bandara, hanya dalam waktu satu tahun,” ujarnya.

HUT ke 56 AP I Bandara Sam Ratulangi meriah dan penuh kebersamaan.

“Itu sangat spesial, karena di tengah keterpurukan akibat pengurangan flight virus Corona, kami terus menggenjot berbagai keberhasilan. Kami yakin dan optimistis akan bangkit dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Gandeguai penuh keyakinan.

Gandeguai menyambung, bahwa kondisi saat ini, akan menjadi kesempatan AP I untuk menyiapkan semua perbaikan pengelolaan untuk menyongsong kemajuan.

Pihaknya berupaya membenahi infrastruktur bandara Sam Ratulangi. Harapannya agar saat wabah corona berakhir, AP I sudah siap dari sebelumnya. Bahkan maskapai Philippine Airlines telah menyatakan untuk merambah Sulawesi Utara pada Mei 2020 mendatang.

“Karena ada beberapa airline yang memang sudah berniat seperti itu salah satunya Philippine Airline yang pada tanggal 17 Mei 2020 akan beroperasi. Jadi begitu virus Corona selesai kita akan maju. Inilah yang perlu disiapkan dari sekarang,” tandasnya.

Gandeguai juga menambahkan sudah ada satu perusahaan kargo yang akan bekerja sama dengan AP I Bandara Sam Ratulangi.

“Kemudian untuk cargonya kita ada Cardig Air. Kita sudah melakukan pertemuan. Dari sini Jakarta bolak balik. Lalu akan coba masuk pasar Jepang yang akan mengangkut ikan dari Sulut. Kita akan ada FGD untuk itu,” sebutnya.

Uniknya, perayaan HUT ke-56 Bandara Sam Ratulangi,  meski bertema tidak formil, dengan mengenakan dresscode kotak-kotak ala cowboy, namun tidak mengurangi kemeriahan dan kebersamaan keluarga besar AP I.

“Karena sehari-harinya kami mengenakan pakaian polos, nah pada malam peringatan HUT ini kami mengenakan pakaian berwarna. Ini menunjukkan berbeda-beda tetapi ada dalam kesatuan,” ujarnya.

Sebagian besar pegawai AP I Bandara Sam Ratulangi adalah milenial. Itulah sebabnya, dirancang kegiatan seru dengan konsep pasar malam.

“Pegawai AP I, 70 persen adalah milenial. Ini  membangun motivasi, meski pun sempat diguyur hujan tetapi tidak mengurangi sukacita,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Daerah Sulut, Lynda Deasy Watania mengatakan agar HUT ke-56 Bandara Sam Ratulangi menjadi semangat untuk meningkatkan layanan dan sinergitas. Sebab, tidak mudah menghadapi tantangan di era yang sarat dengan kompetisi.

“Saat ini merupakan era kompetitif. HUT ke 56 ini kiranya akan memotivasi semangat untuk bekerja lebih baik lagi. Sehingga Bandara Sam Ratulangi tampil menjadi yang terbaik dalam kinerja dan pelayanan,” ungkapnya.

Hadir jajaran dan keluarga besar AP I Bandara Sam Ratulangi dan sejumlah pejabat di Sulut.

Momen ini juga bertabur ratusan doorprize dengan hadiah menarik, yakni sejumlah motor.(eda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here